Rilisan album terbaru besutan Blackandje Records nampaknya dibuat semenarik ini untuk disimak. Yap, album “Blekmetal” dari band yang patut mendapat sorotan meskipun kurang diketahui oleh khalayak awam, yakni Vlaar.
Terbentuk sejak 2012, band asal Desa Sukatani, Depok ini sudah menyemprotkan “bisa” albumnya sebanyak 2 kali, tampaknya di album terbaru mereka, Vlaar ingin membawa kita kepada era klasik untuk mengusung seni musikalitas yang sangat berbeda dari band-band black metal pada umumnya.
Tiga tokoh utama di balik tercetusnya karya ini masih mempertahankan keunikan-keunikan mereka yang kadang menggelitik telinga pembaca. Bagaimana tidak, identitas mereka sendiri disamarkan dengan kata ‘pseudonym’: Kvli Arit (vokal/gitar), Wali Cerai (bass), dan Menantv Biadab (drum). Belum lagi dengan cara mereka mengganti huruf ‘u‘ menjadi ‘v’ seperti kembali ke era pra-modern.
Ngomong-ngomong, bagaimana pengucapan (spelling) yang benar nama ‘Vlaar’ dan apa arti di balik nama tersebut bagi band? Simak jawaban sang frontman, Kvli Arit.
“Spelling yang benar adalah ular, karena selain ular adalah salah satu perwujudan 666, ular juga sering merusak persawahan di (desa) Svkatani,” menarik bukan?
Meskipun Vlaar Band Komedi, Tapi Penuh Kritikan Serius

Blekmetal” sendiri berisi 9 trek yang direkam di House of Darktones Studio, Jakarta pada 23 April 2023. Melalui rekaman semi live dan tidak menggunakan metronome, album ini seakan-akan menjadi protes nyata Vlaar terhadap era yang serba digital. Bagi mereka, metronome akan membuat lagu-lagu dewasa ini menjadi kurang ‘bernyawa’. Sang penggebuk drum, Menantv Biadab menganggap hal itu sebagai highlights selama penggarapan album.
“Blekmetal adalah penyimpangan dari black metal versi lokal. Apabila bicara black metal saya mengambil pendapat versi Euronymous (mendiang gitaris Mayhem, band pionir black metal Norwegia -Ed.) bahwa semua lagu ke666elapan penyembah setan adalah black metal, mau musiknya koplo tetapi bila berkomitmen penuh dengan ke666elapan secara lirikal maupun attiitude, maka bisa dibilang itu sebagai black metal juga” cetus Kvli Arit.
Ilustrasi sampul album Blekmetal memiliki makna simbolis. Gambar ular berkepala tiga yang melilit kepala seekor kambing dan menutup satu matanya merupakan representasi dari tiga genre utama yang mengerucut sebagai cikal bakal genre black metal, yakni bauran antara thrash metal, punk rock, dan rock and roll. Ilustrasi sampul depan album ini digarap oleh Morrrgth (pernah menggarap untuk Rajasinga, Forgotten). Sedangkan ilustrasi sampul belakangnya digarap oleh Oik Wasfvk (pernah menggarap untuk raksasa black metal Swedia, Watain).
“Inti cerita di album ini bervariasi, karena secara lirikal ini adalah sesuatu yang saya lihat dan amati sendiri. Salah satu contohnya seperti lagu ‘Caleg Pvnk’ bercerita tentang so called anak punk yang tiba-tiba wajahnya ada di baliho menjadi caleg. Atau di lagu ‘Di Bawah Sinar Rembvlan’ yang bercerita tentang album-album dari band so called black metal yang wajahnya ‘cemong-cemong’ tetapi di dalam covernya mereka menulis ‘thanks to Almighty God’,” imbuh Kvli Arit.
“Blekmetal secara keseluruhan adalah Attitude. Komposisi ugal-ugalan, liar tapi sopan layaknya isu atau tematik yang diangkat di dalam setiap lagu. Manisfestasi potret pemikiran simple kita sejauh memandang sesuatu,” Sang pencabik bass, Wali Cerai.
Trek yang paling menonjol dari album Blekmetal adalah lagu yang berjudul ‘Sumpah Darah’. Clean vocal yang dipilih oleh Kvli Arit membuat kita seakan-akan kembali terbawa pada masa keemasan heavy metal di-era 1980an. Vibrasi band-band Festival Rock Indonesia besutan produser legendaris Log Zhelebour begitu kuat.
“Karena lagu ‘Sumpah Darah’ adalah lagu black metal bukan ‘Blekmetal’, dan clean vocal agar pesan yang disampaikan terdengar lebih jelas. Serta sebagai sebuah lagu tribute dari kami kepada genre black metal yang telah menginspirasi Vlaar dalam bermusik dan menyia-nyiakan waktu demi ‘andergron’. Bisa diperhatikan juga bahwa lagu ‘Sumpah Darah’ adalah satu-satunya lagu yang tidak mengganti huruf ‘u’ di album Blekmetal,” ungkap Kvli Arit sebagai dalang utama lagu pada band.
Pesan dari ketiga manusia berbisa untuk album terbaru mereka adalah “Dengarkan saja Vlaar ‘Blekmetal’ dan… bang your fuckin’ head!” ujar Wali Cerai.
“Memasyarakatkan blekmetal dan memblekmetalkan masyarakat,” ungkap Kvli Arit. Sedangkan Menantv Biadab, “Semoga teman-teman yang mendengarkan Blekmetal menjadi Blekmetal”.
Perilisan album Blekmetal dalam format Digital Streaming Platform (DSP) sudah dikumandangkan sejak pada 6 Juni kemarin. Sedangkan, versi fisik dalam format CD akan dirilis bersama merchandise-nya pada 25 Juni mendatang. (Klik link dibawah untuk mensupport dan mendapatkan merchandise 3 punggawa berbisa).
Daftar Putar Album Vlaar “Blekmetal”
– Sang Mvsisi Andergron
– Anton Blekmetal
– Satanikasbon
– Caleg Pvnk
– Walikota Blekmetal
– Gvrv Horrorer
– Di Bawah Sinar Rembvlan
– Lagv Blekmetal
– Sumpah Darah
