Hari Sepeda Dunia, Ini 5 Rockstar Indonesia Yang Hobinya Gowes

ugik 3 Juni 2023

Hari Sepeda Dunia selalu dirayakan setiap tanggal 3 Juni. Sepeda adalah moda transportasi yang ramah lingkungan. Istilah beken untuk aktivitas ini adalah gowes. Meskipun begitu, sepeda sudah jarang digunakan sebagai kendaraan utama untuk berpergian. Banyak orang lebih memilih menggunakan moda bertenaga mesin dengan alasan efisiensi waktu.

Namun beberapa orang lainnya masih memilih sepeda sebagai kendaraan utama. Beragam alasannya antara lain karena gowes dapat membuat tubuh sehat. Alasan lainnya sepeda dapat dijadikan media protes terhadap industri transportasi mesin yang mulai dari bahan pembuat bendanya hingga emisi karbon yang dikeluarkannya berbahaya bagi keseimbangan alam.

Gerakan gowes sejak pandemi covid memang mulai semarak lagi. Berbagai kalangan melakukannya, tak terkecuali dari kalangan rockstar banyak yang suka gowes. Jangan kira kehidupan rockstar hanya dipenuhi hal-hal negatif seperti yang dicitrakan media massa sensasional. Beberapa rockstar Indonesia juga ada yang hobi gowes. Siapakah mereka? Mari simak ulasan tentang lima rockstar Indonesia yang hobi gowes.

1. Buux “Turtles Jr”

Sepeda
Buux Federiksen saat di panggung. Sumber foto: Instagram @buuxfederiksen

Rockstar yang satu ini cukup nyentrik. Ia kerap mengendarai BMX, namun tidak pakai jersey pada umumnya peseda, tapi ia tetap memakai style-nya sendiri yang pakai jaket kulit ala punk.

Gitaris Turtles Jr ini di tahun 2020 bahkan bersama teman-temannya mendirikan komunitas bernama BMX Motogang di Bandung. Buux menjelaskan kepada Metallagi.com bahwa motif ia hinga kini bersepeda adalah untuk bersenang-senang seperti saat ia masih kecil.

“Sudah sejak kecil saya suka sekali BMX. Di awal pandemi, saya mulai intens lagi main BMX,” kata Buux.

Sepeda
Buux Federiksen saat menaiki BMX. Sumber foto: Instagram @buuxfederiksen

Karena hobinya itu, pria berusia 43 tahun itu pernah membuat project lagu dengan kawannya Andri Metaldear tentang sepeda dengan judul “Kill Your Fear”. Lagu itu diciptakan agar bisa dijadikan anthem dalam bersepeda, menemaninya dalam mengayuh adrenalin.

“Awalnya suka upload video BMX pakai lagu-lagu orang, tapi inginnya pakai lagu ciptaan sendiri aja,” terangnya.

Dijelaskan Buux, ia bahkan sanggup bersepada hingga pulang larut malam. Sepeda ia gunakan untuk aktivitas sehari-hari. Bahkan pergi ke bar. Saat Turtles Jr manggung di luar negeri pun di berbagai negara ia menyempatkan untuk bermain BMX dengan mencari pinjaman BMX di sana.

2. Bobby Kool “Superman Is Dead”

Sepeda
Bobby Kool saat manggung. Sumber foto: Instagram @bobbybikul

Grup musik punk rock asal Bali, Superman Is Dead (SID), juga punya vokalis yang hobi gowes, yakni Bobby Kool. Di Instagram, Bobby Kool cukup sering mengunggah aktivitasnya saat gowes, mulai dari MTB hingga lowrider. Seperti yang kita tahu, ikon dari band ini adalah sepeda jenis lowrider. Banyak para fans SID yang biasa disebut sebagai Outsider, melakoni subkultur ini. Hingga sampai sekarang, SID sangat lekat dengan sepeda lowrider.

Sepeda
Bobby Kool saat menaiki sepeda. Sumber foto: Instagram @bobbybikul

Bobby Kool memilih sepeda agar ia selalu sehat tubuhnya. Motif lainnya itu adalah bentuk perlawanan yang ia lakukan dengan cara memilih sepeda karena moda itu ramah lingkungan.

3. Rekti “The Sigit”

Sepeda
Rekti saat manggung. Sumber foto: @rekti_yoewono

Dari kecil, ia sudah suka bersepeda. Pria bernama Rekti Yoewono ini banyak terpengaruh oleh komik Jepang, juga komik Slam Dunk yang sering menampilkan para tokohnya memakai road bike. Vokalis band The Sigit itu, hingga kini di usia 42 tahun ia sering berkendara menggunakan road bike. Dalam postingan IG-nya, Rekti menjelaskan bahwa alasan ia hingga kini rajin bersepada adalah sebagai langkah kecil untuk menunjukkan kepedulian terhadap alam dan lingkungan.

Sepeda
Rekti Yoewono saat bersepeda. Sumber: instagram @rekti_yoewono

Awal ia “keracunan” sepeda, yakni sejak tahun 2010 dengan sepeda fixed gear. Hingga pada saat pandemi, ia mulai intens bersepeda karena hobi yang paling ia gemari yakni basket telah tidak boleh lagi digunakan lapangannya dengan alasan physical distancing. Dalam sesi wawancara, ia mengaku kini punya enam sepeda.

4. Jimi “Morfem”

sepeda
Jimi saat di panggung. Sumber: instagram @jimi_multhazam

Berikutnya, yang suka gowes adalah Jimi Multhazam. Diketahui ia adalah vokalis beberapa band seperti Jimi Jazz, Morfem, dan Upstairs. Musisi yang satu ini juga suka gowes. Dalam kampanyenya bersama Your Journey to Zero, ia mengatakan bahwa bersepeda berpengaruh pada kreativitas yang ia miliki.

“Gue menggunakan sepeda untuk commuting ke tempat beraktivitas. Mengayuh sepeda juga menstimulasi proses kreatif gue. Bayangkan kalau banyak penduduk Tangerang hingga Jakarta yang memilih sepeda untuk moda transportasi, keruwetan lalu lintas dan masalah udara pasti terurai,” kata Jimi.

Sepeda
Jimi dengan sepedanya. Sumber: instagram @jimi_multhazam

Dalam wawancara ia menjelaskan arti sepeda bagi Jimi, sepeda adalah mainan laki-laki. Itu membuatnya merasa selalu menjadi anak kecil. Ia pun juga memaknai bahwa bersepeda setali tiga uang punya kemiripan dengan musik. Sepeda yang ia sukai adalah fixed gear. Pria multitalen ini mengatakan fixed gear diibaratkan dalam punk sebagai band Bad Religion dan NOFX. Kalau sepeda karbon diibaratkan sebagai progressive rock.

5. Catur “Antipathy”

Sepeda
Guritno Catur saat manggung. Sumber foto: Instagram @caturguritno

Rockstar terakhir dalam artikel Metallagi.com ini adalah si tukang teriak-teriak, alias vokalis band punk lawas asal Malang, Antipathy. Ia adalah Guritno Catur, seseorang yang telah 26 tahun mempertahankan band Antipathy. Pria yang sebelumnya aktif juga di band No Man’s Land ini, hobi gowes mulai dari jenis BMX hingga MTB. Dengan MTB, berdasarkan foto-foto yang ia unggah di Instagramnya, Catur sudah banyak menembus belantara-belantara hutan dan bukit di untuk mengikuti ajang balapan.

Sepeda
Catur saat menaiki sepedanya. Sumber foto: Instagram @caturguritno

Sekian artikel tentang 5 rockstar yang suka gowes ini. Jika kamu punya rekomendasi rockstar lainnya, beri tahu dengan komen di bawah artikel ini.

 

 

 

Ugik Endarto

Penulis adalah pegiat di Akar Zine dan Perpustakaan Jalanan Wahana Baca. Sapa dia di instagram @ambivalensii

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait