Easternmost, wadah kolektif dan penggerak skena permusikan bawah tanah dan independen Bolaang Mongondow Raya kembali gelar event rutin tahunan, gelarannya akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2026.
Setelah pada tahun-tahun sebelumnya sukses menggelar event rutin tahunan mulai dari Easternmost Chapter I hingga III, wadah kolektif penggerak skena permusikan bawah tanah Bolaang Mongondow Raya, Easternmost kembali gelar event tahunan dengan tajuk “Easternmost: Chapter IV”.
Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 4 Juli 2026 mendatang. Dalam kesempatan ini, venue penyelanggaraan akan diadakan di aula gedung serbaguna Jl. Garuda, Motoboi Kecil. Lebih jelasnya untuk kawan-kawan yang ingin datang bisa mengklik tautan maps ini. Sampai dengan artikel ini dibuat, belum ada informasi resmi tentang harga tiket. Tapi, untuk update berkala kawan-kawan bisa terus memantau instagram official dari Easternmost.
Seperti pada event sebelumnya di Chapter II dan Chapter III, tidak hanya menampilkan para penampil lokal dari Bolaang Mongondow Raya namun juga menampilkan penampil tamu dari luar kota, seperti dari Kota Gorontalo dan Kota Manado. Para penampil dalam Easternmost: Chapter IV diantarnya adalah:
– Dilarang Berisik (Kotamobagu)
– Hardline (Kotamobagu)
– Leftist Justice (Kotamobagu)
– SINE (Kotamobagu)
– Overdonsek (Bolaang Mongondow Timur)
– Generasi Biru (Kotamobagu)
– Ampowplur (Bolaang Mongondow Timur)
– Teori Kutu (Manado)
– Sikin Police (Gorontalo)
– Serikat (Manado)
Seperti halnya dalam penyelenggaraan event yang telah sukses diselenggarakan sebelumnya. Kawan-kawan kolektif Easternmost selalu berharap melalui event yang mereka buat ini, skena permusikan bawah tanah Bolaang Mongondow Raya akan terus hidup, terus beregenerasi, tetap solid dan tidak akan mati sampai kapanpun, dan semoga api semangatnya tidak padam.
Kawan-kawan penyelenggara juga tentunya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan yang selalu mendukung dengan cara membeli tiket di tiap show. Karena sejatinya keberlangsungan hidup suatu skena bukan hanya karena ada penampil atau pelaku musik, keberlangsungan hidup itu bisa terlaksana karena ada andil besar dari para penikmat musik bawah tanah Bolaang Mongondow Raya.
