
Secara umum, yang kita ketahui berikut adalah hal-hal yang umumnya terkait dengan menghilangkan stres. Seperti menyalakan lilin menjelang tidur, suara air pegunungan yang menenangkan, dan gambaran alam yang hijau. Tapi tahukah kamu, musik metal juga baik bagi kesehatan kamu?
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Vera Clinic, sebuah perusahaan Turki yang bergerak di bidang transplatasi rambut dan praktik operasi hidung, heavy metal adalah salah satu genre musik terbaik untuk meningkatkan kesehatan kamu. Mari kita ikuti tes. Tuliskan perasaan kamu, dengarkan lagu dari Slayer “Raining Blood”. Setelah itu rasakan sensasinya.
Menurut Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa musik heavy metal dapat menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan membantu mengurangi perasaan cemas.
Di penelitian itu, Vera Clinic merekrut 1.540 sukarelawan berusia antara 18-65 tahun untuk mengikuti tes penalaran non-verbal yang dirancang untuk mencari tahu pengaruh lagu kepada tingkat stres seseorang.
Peserta mendengarkan daftar putar yang terdiri dari lagu-lagu dari berbagai genre musik. Mereka mendengarkan musik dengan dilengkapi monitor detak jantung dan tekanan darah karena informasi kesehatan mereka dicatat selama penelitian.
Peneliti menemukan musik heavy metal menjadi genre paling efektif kedua untuk mengurangi kecemasan karena 89% relawan mengalami penurunan tekanan darah. Selain itu, detak jantung mereka turun rata-rata 18%.
“Dalam hal heavy metal, saya mengamati bahwa musik marah dapat membantu pendengar memproses perasaan mereka. Dan hasilnya mengarah pada kesejahteraan yang lebih baik,” kata Dr. Ömer Avlanmış, pemimpin penelitian tersebut.

Musik pop tahun 80-an adalah genre terdepan karena 96% peserta melaporkan tekanan darah lebih rendah saat mendengarkan daftar putar. Selain itu, 36% peserta mengalami penurunan detak jantung saat mendengarkan genre tersebut.
MetalSucks menerbitkan temuan lengkap dari penelitian tersebut dan menunjukkan bahwa Techno adalah genre yang paling tidak efektif dalam mengurangi kecemasan. 78% responden melaporkan peningkatan tekanan darah sementara 9% mengalami peningkatan detak jantung. Musik klasik, yang telah lama dikaitkan dengan pengurangan kecemasan, berada tepat di tengah dengan 73% peserta mencatat penurunan tekanan darah dan 13% peserta melaporkan penurunan detak jantung.
