Invasi BLACKANDJE di Dunia Hingar-Bingar Musik Metal

Logo BLACKANDJE

Yang identik dari die-hard fans musik cadas, pasti gak bisa lepas dari yang namanya merchandise. Lebih khusus para pecinta musik metal (metalheads), gila-gilaan koleksi berbagai macam merchandise seperti CD, kaset pita, t-shirt, ­bahkan benda-benda yang tidak umum seperti dasi, kaos kaki, helm, atau apapun asal itu keluaran resmi dari band yang digilainya.

Ibaratnya, merchandise adalah nyawanya para metalheads. Kali ini metallagi.com akan membahas salah satu industri merchandise metal asal Indonesia yang sepak terjangnya sudah dikenal seantero negeri, yaitu BLACKANDJE. Yuk simak!

BLACKANDJE Beroperasi Sejak 11 Tahun Lalu

Tahun 2010 silam, penggila musik cadas bernama Mitra Rizki Nanda mendirikan usaha bisnis merchandise musik metal. Sebelum Ia memulai bisnisnya itu, Mitra adalah orang yang sering nongkrong di sebuah toko merchandise bernama Ish-Kabible, milik seorang musisi mantan drummer NOXA, Robin Hutagaol.

Kisah berawal saat Mitra membeli barang-barang dari Ish-Kabible, yang sejak tahun 2009, toko itu berhenti beroperasi karena Robin Hutagaol, mengalami kecelakaan yang mengakibatkan Robin menghembuskan nafas terakhirnya. Hingga setahun kemudian, Mitra berinisiatif membeli barang-barang dari Ish-Kabible. Sejak itulah ia mendirikan BLACKANDJE.

Invasi awal berdirinya BLACKANDJE tak tanggung-tanggung. Berbagai vendor ternama dari Eropa dan Amerika pun didatangkan langsung. Sudah bukan rahasia lagi, metalheads dari seluruh penjuru Indonesia banyak yang membeli barang dari BLACKANDJE hingga sekarang.

Mitra Rizki Nanda, owner BLACKANDJE

Metallagi.com ngobrol dengan Mitra melalui Whatsapp. Dari pembicaraan itu, terlihat jelas bahwa memang Mitra ialah orang yang totalitas dalam terjun di dunia musik.

“Karena hampir seluruh hidup gw ada di musik,” terangnya.

Tak berhenti di merchandise saja, BLACKANDJE terus bergeliat dan berkembang sampai menjadi label rekaman juga. Fokus band-band yang mereka garap yaitu band dengan distorsi kencang, terutamanya metal.

BLACKANDJE Merambah Label Rekaman

Label rekaman yang berada di Jalan Sawo Dalam, No. 11, Cijantung Kalisari, Jakarta Timur ini, pertama kali memulai dengan merilis album dari NOXA dengan judul album PROPAGANDA tahun 2018 silam.

Hingga tahun 2020, setelah dua tahun berjalan sudah merilis 13 album band dan 1 album kompilasi “Indonesian Death Metal dengan judul “Bloodshed Across The Nation Volume 1”. Di tahun 2021 ini, terbaru mereka merilis album “Entrance Into Terrifying Imagery” milik monster death metal tanah air, VISCRAL.

Tidak sembarang band yang dapat masuk menjadi bagian BLACKANDJE. www.metallagi.com mendapatkan informasi langsung dari sang pemilik, dalam mencari band-band berpotensi, ada kriteria tertentu.

“Harus punya tanggung jawab terhadap bandnya, mempunyai visi dan misi yang jelas,” kata Mitra. Nah, jika band kamu merasa cocok dengan kriteria yang diinginkan itu, tunggu apalagi segera kontak saja mereka.

Sampai di sini dulu informasi terkait BLACKANDJE. kamu dapat membaca artikel-artikel menarik lainnya di website ini. Jika tertarik band kamu diulas, sapa kami melalui metallagimedia@gmail.com . Sekian, terima kasih telah membaca. Salam metal!!!!

Berikut daftar band-band yang pernah sign dengan BLACKANDJE

1. Propaganda – Noxa

2. Split EP Deadsquad x Kandarivas

3. EARTHSHAKER – Aestess

4. Satanic Metal Assault – Goatmaster

5. Waham – Suri

6 Gagak Pancakhrisna – Bvrtan

7 Ilusi Soliteris – Rotteblast

8 Mental Budak Penjilat – Denied

9 XVII – Dead Vertical

10 Bloodshed Across The Nation Volume 1 – IDDM

11 Meribut – Rajasinga

12 Sanctuary – Fraud

13. Entrance Into Terrifying Imagery – Viscral

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

Anthem baru Fingerprint Untuk Sapa Kamu Para Pengembara Jalanan

FINGERPRINT, band hardcore asal Medan, merilis karyanya di bulan Juli 2021 ini. Diawali dengan perilisan single “Dongan Sahuta” tanggal 7 Juli 2021. Selang dua hari, mereka mengumumkan perilisan album ketiga bertajuk “Determinasi” yang resmi dirilis tanggal 9 juli 2021 dalam versi CD oleh Lawless Records Jakarta. Dan versi kaset pita oleh Disaster Records. Album ini […]

Foreplay Sebelum Penetrasi Klimaks, WARBLOOD FEST Adakan Live Sessions

WARBLOOD FEST sudah berjalan hingga chapter delapan. Harusnya bulan Juli 2021 ini lagi akan digelar yang kesembilan. Namun sayang, karena kondisi PPKM darurat memaksa mereka mengurungkan niatnya. Padahal udah siap banget nih acara digelar. WARBLOOD FEST kesembilan rencananya akan di adakan di salah satu tempat di Penanjakan Bromo seperti acara Mountains of Death gitu, sih. […]