Setelah menghajar festival akbar di Eropa, Wacken Open Air (WOA) Jerman, tepatnya di panggung Headbangers Stage bulan Agustus 2022 lalu, LUDICIA sukses mempresentasikan esensi Metal Indonesia di hadapan ratusan hingga ribuan metalheads Internasional.
Mereka mampu memainkan musik melodic death metal dengan menyuguhkan ritual kepala barong macan sebagai sesaji di bagian opening serta atribut khas etnis Bali sebagai identitas Indonesia yang kaya akan ragam suku dan budaya.
Pencapaian LUDICIA di Wacken Open Air (WOA), Jerman, mendapat apresiasi lebih dari dewan juri, hal ini terbukti dengan prestasi mereka yang menyabet peringkat ke-enam dari 28 negara yang ikut andil dalam ajang ini, tentu saja tahun 2022 menjadi pencapaian terbaik di kompetisi WOA Metal Battle yang ada di Indonesia sejauh ini.
Di tahun 2023 LUDICIA semakin matang dalam mematenkan atribut mereka sebagai identitas serta ikonik dalam bermusik. Hal tersebut dibuktikan LUDICIA dengan merilis single kedua berjudul “Apocalypse” yang dikemas berbentuk video musik pada 01/01/2023 melalui akun instagram dan youtube channel @ludiciaofficial.
Di dalam video musik “Apocalypse” para personil LUDICIA memakai pakaian tradisional etnis Bali yang digabungkan bersama pertunjukkan tari drama. Tarian tersebut di adopsi dari kisah legendaris calon arang yang sudah turun temurun sejak nenek moyang mereka, di sisi lain video tersebut menampilkan sosok leak yang mereka maknai sebagai simbolis kehancuran di muka bumi yang diciptakan oleh manusia itu sendiri.
Perlu diketahui, LUDICIA berdiri tahun 2019 yang bedomisili di Denpasar, Bali. band yang diperkuat oleh Christian (vokal), Gung Sincan (gitar) dan Monot (drums) ini mengangkat musik metal sebagai dasar bermusik dengan segala sisipan nuansa dan kombinasi yang membuat mereka menjadi salah satu unit tersegar di era pandemi.
LUDICIA sudah merilis beberapa karya yang diawali dengan debut album bertajuk “Avontur” yang dirilis pada 1 Mei 2022, disusul dengan single pertama bertajuk “Intiha” serta video klip dan video lirik yang sudah ditayangkan sebelumnya di youtube channel Ludicia Official.
Wacken Metal Battle Indonesia
Merupakan kompetisi musik metal Indonesia yang menjadi bagian dari “Wacken Open Air” Festival di Jerman, yakni salah satu festival musik ekstrem terbesar di dunia. Indonesia turut mengambil bagian di kompetisi ini sejak tahun 2017 dengan perwakilan BESIDE, di tahun 2018 perwakilan dari DOWN FOR LIFE, tahun 2019 perwakilan dari TARING dan yang terakhir di tahun 2022 LUDICIA berhasil terpilih sebagai representasi Indonesia setelah 2 tahun WOA nonaktif selama pandemi.
LUDICIA berhasil mencuri perhatian dan memberi kesan positif untuk para penonton maupun juri lewat penampilan yang ikonik dengan musik yang intens dan minim cela, aksi panggung yang atraktif, ditambah dengan unsur etnis tradisional Bali yang disertakan dalam kostum dan musik sebagai bentuk
pengejawantahan dari Indonesian Metal, LUDICIA menjadi salah satu band yang paling diperhitungkan. Untuk langkah kedepannya LUDICIA berencana untuk membuat karya-karya baru terutama materi untuk album kedua nanti, dengan harapan lagu lagu tersebut menjadi gebrakan di kancah musik ekstrem dalam negeri hingga mancanegara.
“Apocalypse” by Ludicia
Directed by Guz Indra Putra
Editor by Guz Indra Putra
DOP by Sebali
Lightning Assistance by Aryo
Main Character by Gung Mas & Jory Setiawan
Extra player by Kasur, Windu, Ayu Devi, Astani, Gung
Albert, Wisnu, Rangdu
MUA by Nitha Pranitha
Assist MUA by Agung Maha Putri
Gamelan Player by Kadek Sanjaya, Made Ryan, Kadek
Arisoma Linggayona, Robby Artawan
Music Production
Music : Monot, Gung Sincan
Lyric: Christian
Producer: Gung Sincan
Co-Producer: Monot
Engineered, Mixed Gung Sincan
Recorded at Crayon Record Studio, Denpasar, Bali, INA
Special Thanks To
Pesraman Dharmasila Team
Pengelukatan Lingga “UMA GEMANA”

