LUDICIA, Sang Lucifer Asal Bali Rilis Video ‘Chapter I : I Am’

ludicia band members

“Konon Tuhan menyingkirkan salah satu malaikat terbaiknya, Lucifer, keluar dari surga dan bersarang abadi di bumi bersama manusia”

Ilustrasi itu adalah yang memantik LUDICIA, kelompok musik melodic death metal dari Bali ini menciptakan lagu dengan judul ‘Chapter I: I Am’. Lagu itu merupakan cerita tentang diusirnya malaikat oleh Tuhan dari surga. Lagu yang dirilis melalui Youtube dengan versi video clip pada 1 Juni 2020 lalu itu membuat metallagi.com tertarik untuk menggali informasi lebih detail tentang kandungan liriknya.

Akhirnya portal informasi lagu-lagu cadas itu menghubungi pihak band untuk melakukan wawancara. Chriz, vokalis LUDICIA dengan senang hati menjelaskan. Ia mengatakan jika lagu itu merupakan cerita yang berhubungan dengan nama band. “LUDICIA, karakter fiksi ini diciptakan dari pikiran bodoh mengenai Lucifer, apa benar malaikat terbaik Tuhan di depak dari surga? Atau mungkin dia sengaja keluar dari surga untuk menemani manusia di dunia, tapi biarlah ini menjadi cerita karangan bodoh saja”, tutur Chriz.

Menambahkan lebih lanjut, bahwa lagu ini adalah titik awal pembuka kisah-kisah lain yang akan diungkap oleh LUDICIA dalam lagu-lagu lainnya. Mereka akan membuat album dengan segera, yang isinya tentang cerita bersambung dari satu lagu ke lagu berikutnya. “LUDICIA disini hanyalah karakter fiksi dari anak sang bintang timur, yang kami ulas secara detali pada tiap chapter di album kami nanti yang kami beri judul ‘AVOUNTUR‘ yang dalam KBBI berarti petualangan”, kata Chriz kepada Metallagi.com.

Band asal Pulau Dewata ini punya musikalitas yang sangat sempurna dalam lagu ‘Chapter I: I Am‘. Sebagai pendatang baru, tidak mudah meremehkan “para lucifer” ini yang karyanya banyak terinspirasi dari THE BLACK DAHLIA MURDER, RING OF SATURN, dan ENTERPRISE EARTH. Kesungguhan mereka dalam berkarya terlihat totalitas. Kabarnya, mereka dalam proses penggarapan album yang akan rilis di kemudian hari ini tak tanggung-tanggung akan melibatkan tujuh drummer. “Nanti akan melibatkan drummer di bali, seperti Monot (Kaligula), Sandy Winarta (Master Jazz), Copletz (PBK), Nova (SOB), Indra (Bersimbah Darah), Guz Cilix (Trojan) dan Tony (Error Scream)”, ucapnya.

Untuk diketahui, band yang digawangi oleh Chriz (vocalist), Kumz (guitarist), Chanz (guitarist), dan Montz (drummer) ini melakukan penggarapan video clip dengan cukup menguras tenaga. “Banyak yang bilang sayang banget banyak bocor orang mondar mandir dalam video, tapi justru sebaliknya kami biarkan itu karna tanpa mereka (Crew) video ini tidak akan berjalan sempurna, dan waktu pengerjaan 8 jam (dari setting) dan 9 kali pengulangan,” pungkas Chriz kepada metallagi.com.

Mungkin cukup sampai di sini dulu ulasan tentang LUDICIA. Berikutnya akan selalu kami update informasi tentang band-band cadas tanah air lain di kanal website ini. Terima kasih telah membaca. Jangan lupa untuk kalian juga mengikuti kami di instagram. Kami juga sangat terbuka bagi siapapun untuk menjadi kontributor penulis. Jika berminat mengirim tulisan, ulasan, review, dan lain-lain langsung saja layangkan surat elektronik kamu ke metallagimedia@gmail.com. Salam metal!!!!!!

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

VOX MORTIS: Musik Metal Dan Gerakan Kampanye Kesejahteraan Hewan

Tidak lagi identik dengan tema-tema kematian dan depresi, musik death metal yang diusung oleh band kawakan asal Jakarta, VOX MORTIS, punya jalan ninja yang berbeda. Mereka membawa isu kesejahteraan hewan sebagai sajian utama. Band baru yang dibentuk oleh para musisi kondang Jakarta ini, yakni Doni Herdaru Tona (FUNERAL INCEPTION), Achmad Mustaid (VOMITOLOGY) dan Donirro (LAST […]

BELLPANIC, Psychedelic Rock Pasuruan Rilis “Drunk In Blues”

Musik rock dan berbagai subgenre-nya tampak seolah mati di Kota Pasuruan. Lajunya lambat terseok-seok. Sangat jarang ditemui event maupun kelompok musik rock yang menonjok di kota “inspiring city” ini. Band-band grunge dan punk pun juga tak ada taring. Paling banter anak-anak metal tongkrongan Orgi Studio dan Pasuruan Under Divison yang rajin membuat gigs musik cadas. […]