PACIFICMYTH Rilis Lagu ‘Covenant Of Stone’, Kisahkan Pembebasan Budak Ibrani

pacificmyth band members

Kemunculan band metalcore asal Malang, PACIFICMYTH tidak bisa diremehkan. Meskipun bisa dikatakan pendatang baru, lagu pertama mereka dengan judul ‘Covenant Of Stone yang dirilis pertengahan tahun 2020 ini cukup ciamik. Sebagai single pertama, kualitasnya sudah selevel kelas professional. Kamu yang mendengarkan lagu ini, pasti akan takjub. Tampaknya lagu ini benar-benar digarap dengan sangat serius.

Covenant Of Stone yang dalam bahasa Indonesia berarti Perjanjian di Atas Batu” adalah sebuah lagu yang menurut pihak band berkisah tentang peristiwa pembebasan budak ibrani pada masa Nabi Musa di era Ramses II dan diberinya hukuman bagi orang-orang Mesir. Di mana mereka ingin menyampaikan pesan bahwa setiap orang dalam hidup selalu menemui keragu-raguan. Ini adalah hal wajar, bahkan nabi pun mengalami.

Singkat cerita Nabi Musa berdialog dengan Tuhan, dan diutus untuk menjadi nabi dan kembali ke Mesir. Meskipun awalnya ragu, Nabi Musa memberanikan diri untuk menerima utusan itu. Ini adalah sebuah lecutan untuk manusia jaman sekarang, agar berani mengambil sikap dalam situasi apapun. Selain itu juga bertanggungjawab atas apa yang telah menjadi keputusan.

Nama band PACIFICMYTH terinspirasi dari buku ensiklopedia Pacific Mythology: An Encyclopedia of Myth and Legend” yang membahas tentang dewa-dewa mitologi dan tradisi masyarakat di Korea, Jepang, Malaysia, dan Kepulauan Polinesia. Secara genre, banyak terinspirasi band-band seperti Polaris, Architects, Periphery, dan Northland.

Ada lima orang yang memperkuat PASIFICMYTH. Yakni Ardy Agil, pada posisi vokal, Indra Sukma dan Unda Rikmana Dean pada posisi gitar, Aryawardhana pada keyboard, dan Asfa Firosa pada posisi drum. Materi aransemen dikerjakan oleh sang gitaris, Unda Rikmana. Dilanjutkan dalam proses penulisan lirik oleh Aryawardhana dan Ardy Agil. Untuk proses recording, mixing, dan mastering sendiri digarap oleh Willy Juno (Wakajzee Records) yang berlokasi di Kota Jember. Pengisian clean vocal dibantu oleh Willdan Antiqta. Sedangkan design artwork pada lagu ini dikerjakan oleh Asfa Firosa.

Ya cukup sampai di sini dulu artikelnya. Untuk informasi band lainnya, telusuri saja metallagi.com. terima kasih telah membaca, salam cadas!!!

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

SOREM: Batik Adalah Atribut Bangsa Merdeka dan Berdaulat

Mereka adalah SOREM, Band black metal “nyeleneh” asal Probolinggo, Jawa Timur. Para pecandu musik hitam di wilayah tapal kuda pasti sudah tahu band ini. Saat ada event, band ini tentu menyedot perhatian. Yap, pakaian yang mereka kenakan adalah penyebabnya. Di saat mayoritas band black metal lain berlomba-lomba tampil garang dengan kostum yang terkesan nyaris meniru […]

Lagu Baru MOUTHLESS “Perompak Zaman” Tampar Para Pendengarnya

MOUTHLESS band death metal dari Jakarta telah merilis lagu berjudul “Perompak Zaman” September 2021 lalu. Lagu baru mereka ini adalah ekspresi kondisi sosial di era pandemi sekarang. Di mana pandemi telah berhasil menelanjangi manusia dan mempertontonkan sifat terkelamnya. Yakni, manusia memiliki sifat yang tidak pernah merasa cukup untuk menyengsarkan sesamanya. Menurut drummer MOUTHLESS, Gilang Muhammad […]