Incremation Rilis Album Dilapidated Psyche, Susupkan Angka 666

tacul 28 Maret 2022
Incremation
Incremation line up

INCREMATION band asal Kota Malang digawangi oleh tiga pemuda brutal yang bernama Hidayatus Sofyan di posisi vokal, Meigo Badio Putra Christy di posisi guitar, dan Jovi Maulana di posisi drum. Band yang mengusung genre brutal death metal ini menginfokan jika meraka telah meluncurkan album baru “DILAPIDATED PSYCHE” dirilis pada 13 Maret 2022 oleh label Dismembered Records.

Makna yang ada di dalam album itu, adalah kritik terhadap sifat manusia yang begitu bobrok, rela untuk melakukan hal keji sekaligus tak manusiawi kepada manusia lainnya. Di sisi lain mereka menceritakan manusia itu sendiri terkadang berbuat sesuatu di luar nalar hanya karna nafsu yang mereka ciptakan sendiri.

INCREMATION juga hanya ingin pendengar tidak untuk melakukan hal hal tersebut, terlihat jelas dengan gambar art album cover mereka yang digarap oleh Rio Oscarysm Art. Menariknya mereka hanya mencetak 291 pcs saja dan di bagi 2 versi, yaitu dengan kemasan jewelcase jumlahnya 222 pcs dan kemasan digipack 69 pcs. Itu adalah angka yang aneh, kenapa mereka memilih angka tersebut untuk jumlah karya album DILAPIDATED PSYCHE?

Metallagi menodongkan pertanyaan ini kepada salah satu personil demi mendapatkan jawaban akurat. Meigo sang gitaris menjawab.

“Cd yang dicetak dengan jumlah terbatas ini dikarenakan cd ini rilis pada bulan Februari 2022 jadilah 222, dan kalau untuk digipack sendiri dicetak dengan angka 69 karna awalnya adalah angka 666 yang 2 angka 6 dibelakangnya masing2 dibagi dua lalu hasilnya (3) dikalikan. akhirnya jadi 9,” jawab Meigo.

Cukup simple bukan? menarik dan membuat otak kita sedikit memikir.

Bukan Sekadar Brutal Death Metal

komposisi mereka juga sangatlah garang jika mendengar kan salah satu lagu yg berjudul Rigorous Brainstem Euphoria. Mereka di album tersebut salah satu lagu ada gues vocal yaitu @dargombes_gimvn dari HYSTERORRHEXIS, dengan komposisi brutal death metal yang terisi dengan part old school death metal dan diisi dengan vokal yang menggeram. album tersebut terinspirasi oleh band-band favorit mereka seperti Suffocation, Gorgasm, Inveracity, Defeated Sanity dll.

“Di album tersebut lebih menonjolkan dengan ciri khas-ciri khas permainan masing-masing personil yang bisa dikatakan sangat berbeda hingga akhirnya kami membuat musik yang mungkin berbeda pula dari band brutal death metal yang lainnya,” kata Meigo.

Tak luput juga dengan kendala, hambatan yang mereka hadapi adalah waktu dari masing-masing personil yang sering bertabrakan, dan beberapa revisi part yang mengharuskan untuk take ulang, dan juga drum yang direkam di studio yang berbeda. Bisa dikatakan lumayan lama untuk pengerjaan album tersebut. Namun mereka tetap berusaha untuk mencurahkan waktu dan tenaga yang mereka miliki hingga album tersebut selesai tuntas.

Meigo berharap dengan dirilisnya album ini, seluruh orang banyak mendengarkan karya mereka.

“Semoga dengan rilisnya album terbaru ini, musik yang kami tulis bisa didengarkan oleh banyak orang dan semoga kami bisa melakukan agenda tour album dan bersilahturahmi di kota-kota terdekat, dan semoga akan selalu ada inovasi dan pergerakan terbaru, agar hal-hal positif yang dilakukan untuk membangun ekosistem musik lokal semakin terekspose dan bermunculan generasi baru yang akan selalu mengembangkan apa yang telah di tanam dari awal oleh skena,” pesan Meigo.

Diskografi:

Demo 2017 (Fresh Flesh Records)

Demo 2020 (Dismembered Records)

Dilapidated Psyche 2022 (Dismbered Records)

Situs:

https://instagram.com/incremation?utm_medium=copy_link

https://m.youtube.com/c/DismemberedRecs/featured

Jhon Tacul

Penulis adalah vocalis band Vomiting Intestine. Sapa dia di instagram @aldi.johntacul

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait