RANTISI BAND SLAMMING ANGKAT ISU PERANG TIMUR-TENGAH

ugik 22 Januari 2022

RANTISI, band slamming death metal asal Karawang, akhirnya merilis karya mereka untuk pertama kalinya. 31 Desember lalu mereka merilis 2 lagu promo melalui Vandalism Records dalam format CD dan video track yang dapat didengarkan melalui kanal Youtube Vandalism Records.

Dua lagu itu masing-masing berjudul “Assault From the Fearmonger” dan “Destruction of Jerusalem”. Sang bassis, Irvan Afriana menjelaskan kepada Metallagi.com tentang makna yang ada dalam promo yang mereka usung, yakni bagaimana memperjuangkan sebuah hak sebagai manusia.

“Kita harus bisa memperjuangkan hak kita, harus bisa menghargai perjuangan mereka yang telah membela kita dan bersyukur apa yang telah kita punya,” kata Irvan.

Dilihat dari lagu-lagunya, band ini condong mengangkat isu peperangan yang terjadi di timur-tengah. Bahkan nama band pun terinpirasi dari sana. Nama RANTISI diambil dari nama pendiri organisasi militer dan politik Islam Hamas di Palestina, yaitu Dr. Abdel Aziz Al-Rantissi.

Pada lagu Destruction of Jerussalem, RANTISI mengangkat tentang kondisi Jerusalem. Seperti yang kita ketahui Bersama, bahwa wilayah ini hingga hari ini dilanda konflik perebutan wilayah.

“Tentang kepedihan yang mereka alami dari peperangan hingga membuat hilangnya kota Jerusalem,” ucap Irvan.

Rantisi

Band yang terbentuk sejak 10 tahun lalu ini, menyuguhkan musik yang asyik untuk nge-slam. Bisa jadi cocok dijadikan challenge try not to headbang seperti yang belakanagan viral di Instagram reels. Karena kalau dengerin lagu mereka, kepala kamu akan susah untuk tidak mangguk-mangguk.

Sebenarnya band ini sebelumnya sudah punya beberapa lagu yang sudah mulai direkam di tahun 2016. Ada tiga lagu yakni Siapa Tuhanmu?, Penghancur Jerusalem, dan Darah Jihad. Sayangnya lagu-lagu mereka itu terkena musibah yang membuat mereka harus merekam ulang materi-materi mereka. Hiks, sedih juga.

“kendalanya kita kehilangan file materi kita yg telah di records, ya kita record ulang dari awal,” ucap Irvan.

Band yang diperkuat oleh Muhamad Hafiedz (guitar), Wahyu agung (drum), dan Irvan Afriana (bass) ini rencananya akan melanjutkan EP dan full-album di tahun ini. Dengan hadirnya karya-karya RANTISI, Irvan berharap musik mereka dapat menginispirasi musisi lain.

“Harapan kita semoga bisa menjadi acuan bagi para pembuat karya seni musik,” ujarnya.

Cukup sampai di sini artikel tentang RANTISI ini. Untuk tahu lebih banyak tulisan menarik kami, ikuti kami di Instagram Metallagi.com.

https://www.youtube.com/watch?v=Zu7dAIvvDYI

Ugik Endarto

Penulis adalah pegiat di Akar Zine dan Perpustakaan Jalanan Wahana Baca. Sapa dia di instagram @ambivalensii

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait