UNREMAINS Luncurkan ‘Konflik’

unremains band members

Sekitar 9 (sembilan) tahun lamanya tanpa merilis karya, akhirnya UNREMAINS melepas sebuah demo pada 20 September 2020 dalam bentuk CD, Dinaungi oleh label asal Jakarta AINCARD Records, demo yang berisi 2 (dua) lagu yaitu ‘Kafir‘ dan ‘Konflik‘ menjadi awalan dari perilisan album penuh kedua mereka. Artwork Demo CD 2020 ‘Kafir‘ & ‘Konflik‘ Digarap oleh SOUTHERN ALLIANCE

Band ini juga sangat keren menurut saya dimana proses rekaman dilakukan di 3 tempat sekaligus, Seperti tracking drum di Loe-joe Music Studio, gitar dan bass di Remains Records dan sesi vokal di Rucs Records, Hingga ke tahap final mixing mastering dikerjakan oleh Chapunk (Rucs Records) dan Lhio (Remains Records).

Seminggu setelah perilisan DEMO 2020, AINCARD Records selaku label yang menaungi UNREMAINS merilis lagu “Konflik” dalam format digital via kanal Youtube Aincard Records tepat pada tanggal 27 September 2020 yang lalu.

Sebelum Indonesia ini diserang pandemi COVID-19 diawal tahun 2020, UNREMAINS telah merilis single “Konflik” terlebih dulu pada tanggal 30 Januari secara independen di beberapa platform musik digital, seperti Spotify dan iTunes.

“Sebenarnya pengerjaan materi untuk album kedua telah dimulai sejak akhir tahun 2016. Namun akibat bongkar pasang formasi mengakibat prosesnya tersendat. Kendati demikian, UNREMAINS memastikan tidak banyak merubah gaya bermusik mereka untuk album terbaru nantinya. Bongkar pasang formasi jelas pasti ada pengaruhnya. Mulai dari segi warna musik, jelas ada yg beda pada tiap personil. Tapi tetap kita jaga benang merah UNREMAINS dari awal yang ber-genre Metalcore,” ujar Lhio.

First Line Up: 
Pay Chrushergrind – Vocals
Nanang – Guitar
Lhio al-Qhardawi – Guitar
Luken – Bass
Darkman – Drums

Band yang sangat menyita perhatian saya, automatis saya tertarik dan ingin mengulas tentang UNREMAINS ini yang dimana Musikalitas, mungkin agak sedikit berbeda dibanding album penuh pertama UNREMAINS, Pada demo “Kafir” dan “Konflik” sound gitarnya terkesan lebih tebal dengan riff yang didominasi teknik string skipping, Untuk lini depan masih diisi dengan Scream dan Growl secara bergantian dalam karakter vokal khas dari Aqsa, Yang menarik ialah pada drum, secara additional player-nya merupakan drummer dari THEOGONY. Gilang adalah seorang drummer dari band yang memainkan genre Technical Death Metal, menjadikan rentetan beat dalam Demo ini lebih berwarna.

Current Members:
Lhio al-Qhardawi – Guitar
Ardli “Nanang” Santosa – Guitar
Muhammad Aqsa – Vocals
Gilang Dhafir Dhiaulhaq – Drums (Additional Take Record)
Ichal – Drums (Additional Live Perform)

Band asal Makassar yang terbentuk sejak Oktober 2005 dengan nama awal TALIBAN ini, bertautan dengan tema konflik perang Timur Tengah yang tidak pernah mencapai titik damai, Keresahan itu dituangkannya dalam album pertama “Into The Victory” pada tahun 2012, Dan bagai sebuah serial, UNREMAINS kembali mengangkat problematika tersebut ke dalam Demo dan album kedua yang akan datang.

“Konflik hingga sekarang masih terjadi di beberapa negara dan dimanapun itu yang mungkin tidak kita ketahui. Kita ingin agar semuanya itu ada titik terang sehingga tercipta perdamaian dan konflik pun berakhir” kata Aqsa.

Band yang terpengaruh dari gaya bermusik seperti Iron MaidenAs I Lay DyingCaliban dan Unearth ini, juga sempat memeriahkan perhelatan musik akbar Hammersonic Festival tahun 2013 lalu. Dan kini tengah mempersiapkan album penuh kedua yang segera rilis dalam waktu yang tidak lama lagi. Nantikan!

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

Skate, BMX, dan Seni Teater Terangkum di Lagu Cadas EXCROWDED

Kamu yang ingin cari sensasi lain dalam meresapi musik HARDCORE, kami merekomendasikan agar mendengarkan lagu dengan judul Under the Trapped milik EXCROWDED. Tapi bukan hanya mendengarkan, tontonlah video klip mereka di Youtube yang sudah diunggah sejak bulan 3 bulan lalu. Kelompok musik asal Malang ini punya konsep yang cukup menarik. Di video itu, EXCROWDED menampilkan […]

Materi Gila PARAZIT, Metal Eksperimental Asal Mexico

Coba bayangkan, musik metal diracik eksperimental dengan fusion jazz, noise, hingga sentuhan djent. Tentu menjadi materi yang sangat gila. Band asal Mexico, PARAZIT sukses melakukan eksperimen itu. Mereka baru saja rilis lagu dengan judul Neomoira, Zero To Me, dan Asleep Reason Horror. Meskipun begitu banyak fusion yang dilakukan, namun lagu itu mampu menyandera kuping kamu […]