Materi Gila PARAZIT, Metal Eksperimental Asal Mexico

Parazit Asleep Reason Horror Album Cover

Coba bayangkan, musik metal diracik eksperimental dengan fusion jazz, noise, hingga sentuhan djent. Tentu menjadi materi yang sangat gila. Band asal Mexico, PARAZIT sukses melakukan eksperimen itu. Mereka baru saja rilis lagu dengan judul Neomoira, Zero To Me, dan Asleep Reason Horror.

Meskipun begitu banyak fusion yang dilakukan, namun lagu itu mampu menyandera kuping kamu untuk mendengarkan berulang-ulang. Racikannya sangatlah pas. Tidak heran, band ini digawangi oleh tiga musisi yang sudah berpengalaman di Mexico, yakni Kello González (Bass), Christian Gómez (Drum) dan Jose Macario (Guitar).

Setiap kekacauan musik yang terdengar, justru disusun dengan penuh ketelitian. Ya, teliti menyusun kekacauan. Tentunya tidak main-main dan ngasal pastinya. Alhasil, lagu-lagu mereka yang dinamis dan banyak kejutannya itu, membuat siapapun yang mendengarnya akan bilang, “Wow!!!”.

Lagu yang mereka usung, mencoba menghadirkan sebuah cerita. Dimulai dari lagu Neomoira, berkisah tentang evolusi peradaban dari zaman primitif hingga zaman modern. Menurut Jose Macario kepada metallagi.com, lagu itu disusun dari berbagai genre.

“Musik temanya terinspirasi dari penggabungan jazz kontemporer dengan musik Timur Tengah, sedangkan pada isu ritmik ada unsur musik ‘afro’ modern,” terangnya.

Lagu berikutnya adalah Zero to Me, berkisah tentang manusia era komputer. Di mana perannya setiap harinya coba diakuisisi oleh mesin-mesin dan robot-robot artificial intelligence. Hingga pada akhirnya manusia bisa jadi tidak berguna lagi hidup di dunia ini.

Lalu lagu yang ke tiga, yakni Asleep Reason Horror berkisah tentang dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu merasa dikejar-kejar oleh kecemaasan.

Lagu ini penuh perenungan bukan, pun saat dibuatnya dalam kondisi pandemi covid-19. Barangkali memang hikmah musibah wabah ini adalah agar manusia memikirkan ulang makna hidupnya, wah cukup ngeri sih.

Sekian artikel menarik dari band PARAZIT ini. Kamu bisa mendengarkannya di spotify maupun di Youtube. Terima kasih telah membaca.

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

Anthem baru Fingerprint Untuk Sapa Kamu Para Pengembara Jalanan

FINGERPRINT, band hardcore asal Medan, merilis karyanya di bulan Juli 2021 ini. Diawali dengan perilisan single “Dongan Sahuta” tanggal 7 Juli 2021. Selang dua hari, mereka mengumumkan perilisan album ketiga bertajuk “Determinasi” yang resmi dirilis tanggal 9 juli 2021 dalam versi CD oleh Lawless Records Jakarta. Dan versi kaset pita oleh Disaster Records. Album ini […]

Foreplay Sebelum Penetrasi Klimaks, WARBLOOD FEST Adakan Live Sessions

WARBLOOD FEST sudah berjalan hingga chapter delapan. Harusnya bulan Juli 2021 ini lagi akan digelar yang kesembilan. Namun sayang, karena kondisi PPKM darurat memaksa mereka mengurungkan niatnya. Padahal udah siap banget nih acara digelar. WARBLOOD FEST kesembilan rencananya akan di adakan di salah satu tempat di Penanjakan Bromo seperti acara Mountains of Death gitu, sih. […]