Slamming Asal Tretes EPIDEXNIOTOMY Rilis ‘Putrefying Self Abnormal’

epidexniotomy band members

Crew dari metallagi.com, Jhon Tacul, berbincang dengan salah satu personil guitaris band yang sangat nyentrik dan menarik untuk diulas. Band dari pucuk Kabupaten Pasuruan, Tretes, yaitu EPIDEXNIOTOMY. Band ini digawangi oleh Adam Ilyasa sebagai gitaris, Kobinpras sebagai drummer, dan Arifsan di posisi vokal. Trio Slamming itu berhasil satu lagu demo 2020, pada 19 Agustus 2020 lalu.

Drummer EPIDEXNIOTOMY, Kobinpras, menjelaskan arti nama band. “EPIDEXNIOTOMY artinya dalam bahasa latin bakteri yang menyumbat di bagian ulu jantung yang menimbulkan pembusukan diarea jantung, kenapa kami memakai nama ini, karena cocok dengan genre yang kami usung dan muka personilnya semua yang seperti bakteri,” canda Kobin.  

Lagu baru mereka yang berjudul ‘Putrefying Self Abnormal ini menceritakan tentang penyakit kelainan jiwa yang sedikit mirip psikopat dan penawarnya pun masih simpang siur.

Lagu mereka yang terbilang sangat slamming ini cukup menarik perhatian metallagi.com. Bak dentuman bom, otomatis bikin kepala mengangguk-angguk karena beatdown yang berat.

Lagu tersebut direkam di Rocket Studio dan di mixing oleh Dwiki si gitaris MAGGOTH. Pembuatan logo tersendiri masih mereka percayakan terhadap sahabat mereka yg mempunyai banyak kebusukan di otaknya yaitu Alif Art.

Band  yang berada di kaki Gunung Welirang ini menjelaskan alasannya kenapa memilih slamming sebagai kiblat dalam bermusik. “Karena sama-sama suka genre Slamming Brutal Death Metal yang menurut kami rhythm-nya sangat enjoy atau biasa dikatakan sangat membanting,” kata Kobin.

“Kami membikin gebrakan dengan meluncurkan demo pembanting yang berjudul ‘Putrefying Self Abnormal‘ dengan peluncuran satu demo ini semoga nanti ada label yg minat dengan karya kami dan bisa membantu dengan merilis EP kami atau merchandise kami,” lanjut Kobin.

EPIDEXNIOTOMY terbentuk 2019 awal, dengan keisengan kakak-adik yaitu Kobin dan Adam membentuk band yang nama asalnya COLOSTOMY. Setelah berjalan 8 bulan, mereka memulai keseriusan untuk membuat lagu dan merubah konsep. Saat itu masuklah si Aripsan, kemudian mereka merubah nama menjadi EPIDEXNIOTOMY.

Bocoran untuk para pecandu slamming, awal tahun 2021 mereka akan segera melahirkan EP album. Nantikan terus informasi-informasi baru di www.metallagi.com. Sekian artikel ini, terima kasih telah membaca.

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

VOX MORTIS: Musik Metal Dan Gerakan Kampanye Kesejahteraan Hewan

Tidak lagi identik dengan tema-tema kematian dan depresi, musik death metal yang diusung oleh band kawakan asal Jakarta, VOX MORTIS, punya jalan ninja yang berbeda. Mereka membawa isu kesejahteraan hewan sebagai sajian utama. Band baru yang dibentuk oleh para musisi kondang Jakarta ini, yakni Doni Herdaru Tona (FUNERAL INCEPTION), Achmad Mustaid (VOMITOLOGY) dan Donirro (LAST […]

BELLPANIC, Psychedelic Rock Pasuruan Rilis “Drunk In Blues”

Musik rock dan berbagai subgenre-nya tampak seolah mati di Kota Pasuruan. Lajunya lambat terseok-seok. Sangat jarang ditemui event maupun kelompok musik rock yang menonjok di kota “inspiring city” ini. Band-band grunge dan punk pun juga tak ada taring. Paling banter anak-anak metal tongkrongan Orgi Studio dan Pasuruan Under Divison yang rajin membuat gigs musik cadas. […]