Fatalism Musickness: Label Metal Pesakitan Tembus Pasar Internasional

Fatalism Musickness Logo

Fatalism Musickness, label musik metal dari Sidoarjo ini tak bisa dianggap remeh. Sejak kemunculannya tahun 2016 silam, sudah 18 band ekstrim metal yang sudah dirilisnya. Bahkan band death metal dedengkot asal Belanda, SINISTER juga pernah digarap reissue albumnya yang berjudul THE CARNAGE ENDING.

Selain itu label ini juga cukup berani merilis band-band lokal yang underrated. Semacam band yang benar-benar sedang berupaya tumbuh dari bawah, tapi memiliki komposisi musikal yang luar biasa gahar. Sebut saja seperti INTRACEREBRAL HEMORRHAGE , VOSPISON (2018), dan lain-lain yang awal kemunculannya hanya dikenal di kota asalnya masing-masing.

Sosok dibalik gaharnya label ini, yakni sang founder, Uyuasi Alfanri Waang, kepada metallagi.com, ia menuturkan bahwa salah satu tujuannya mendirikan label adalah untuk membantu promosi band-band kecil namun potensial. Bak gayung bersambut, karya-karya yang Fatalism Musickness rilis tembus hingga pasar internasional, yakni Eropa dan Amerika Serikat.

“Kami terlalu banyak rilis band-band underrated tetapi musik mereka bisa setara dengan band-band papan atas ya. Sampai sekarang saya pribadi “persetan” dengan nama besar sebuah band, musik bagus, layak kami pasarkan, ya sudah kami ambil karena notabenenya menurut saya pribadi label adalah promotor yang harus bisa mengenalkan sebuah band yang tidak begitu di kenal agar mereka bisa ter-blow up“, terangnya kepada metallagi.com.

Pria berusia 25 tahun itu bercerita kepada metallagi.com awal kisah berdiri FATALISM MUSICKNESS. Kiprah seorang Uyuasi, adalah sebagai bassis dari band Slamming Death Metal asal Sidoarjo, BASHINGSAY. Di samping sebagai seorang musisi, Ia punya mimpi untuk membumikan musik metal di kota udang itu dengan cara menjual berbagai merchandise dan rilisan fisik. Itulah cikal bakal terbentuknya label Fatalism Musickness.

“Tujuan Fatalism Musickness dulu ya keinginan pribadi mendistribusikan dan mengenalkan metal dalam bentuk merchandise & rilisan fisik di kota saya (Sidoarjo), namun sampai sekarang saya merasa belum berhasil melakukan pengenalan yang lebih di kota saya sendiri hehehe,” jelasnya melalui pesan yang dikirimnya melalui aplikasi gawai.

Selain capaian dan gambaran “sukses” yang luar biasa di atas, jangan dikira label itu tidak punya kendala. Uyuasi mengatakan jika masalah-masalah yang dialaminya dalam mengelola label, dapat diselesaikan dengan menjaga sikap konsisten dengan aturan yang dipegang teguh.

“Kendalanya mengelola label banyak sih ya mas mulai dari bagaimana kami me-manage uang. Karena kami benar-benar sadar ini satu artikel yang kami rilis gak bisa langsung habis belum lagi nanti kami melakukan pembayaran royalti ke band-band yang kami rilis, intinya kami tetep konsisten saja dan yakin dengan rules yang kami jalani sekarang dan sampai sekarang. Alhamdulillah semua problem selalu teratasi,” kata pria yang akrab dipanggil Ambon itu.

Kalau band kamu tertarik dengan Fatalism Musickness, langsung aja coba hubungi. Metallagi.com mendapat bocoran seperti apa kriteria-kriteria band yang mereka cari.

“Harus dengar dulu karya mereka, karena kita notabenenya ‘extreme metal label’, kami terbuka untuk seluruh sub-genre metal yang ada. Mau submit demo silahkan kita akan dengar dan jika berminat kita akan segera kirim penawaran & kontrak album tentunya”, ungkap Uyuasi.

Menambahkan lebih lanjut, Uyuasi punya harapan untuk scene musik metal Indonesia. “Harapan saya pribadi untuk musik metal di tanah air. Jangan berhenti berkarya, jangan takut untuk berbeda. Dan untuk band band mereka harus lebih berani eksplor lagi untuk karya-karyanya, longlife extreme music Indonesia”, pungkasnya.

Sekarang kamu sudah kenal lebih jauh kan dengan Fatalism Musickness. Nah, jika tertarik kontak mereka di fatalismmusickness@gmail.com atau langsung aja datang ke markas yang terletak di Perumahan Jaya Harmoni Blok JH18/30, Buduran, Sidoarjo (61252). Sekian artikel ini terima kasih telah membaca.

Berikut diskografi rilisan fisiknya:

  • Putrid Parasite “Demo 2018” (CD)
  • Vospison “Demo 2018” (CD)
  • Necroticgorebeast “Demo 2018” (CD)
  • Oncology – The metastasis “Reissue” (CD)
  • Intracerebral Hemorrhage – The Fall Of Idols “Full Lenght” (CD & Cassette)
  • Vomiting Intestine – Psychopatic Murderous Brutality “EP” (CD)
  • Decaying Purity – Phases of Dimensional Torture “Reissue” (Cassette)
  • Decaying Purity – The Existence of Infinite Agony “Reissue” (Cassette)
  • Decaying Purity – Malignant Resurrection of the Fallen Souls “Reissue” (Cassette)
  • Haemorrhage – Haematology “Reissue” (Cassette)
  • Ectoplasma – Spitting Coffins “Reissue” (Cassette)
  • Blood – Christbait ” Reissue” (CD)
  • Undergang – Indhentet Af Doden “Reissue” (Cassette)
  • Morta Skuld – Gory Departure “Reissue” (Cassette)
  • Morta Skuld – Prolong The Agony “Reissue” (Cassette)
  • Sinister – The Carnage Ending “Reissue” (Cassette)
  • Cenotaph – Reincarnation in Gorextasy “Reissue” (Cassette)
  • Voracious Scourge – In Death “Asian Release on cassette tapes format” (Cassette)
Uyuasi Alfanri Waang Pic
Uyuasi “Ambon” Alfanri Waang, founder Fatalism Musickness

One thought on “Fatalism Musickness: Label Metal Pesakitan Tembus Pasar Internasional

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

VOX MORTIS: Musik Metal Dan Gerakan Kampanye Kesejahteraan Hewan

Tidak lagi identik dengan tema-tema kematian dan depresi, musik death metal yang diusung oleh band kawakan asal Jakarta, VOX MORTIS, punya jalan ninja yang berbeda. Mereka membawa isu kesejahteraan hewan sebagai sajian utama. Band baru yang dibentuk oleh para musisi kondang Jakarta ini, yakni Doni Herdaru Tona (FUNERAL INCEPTION), Achmad Mustaid (VOMITOLOGY) dan Donirro (LAST […]

BELLPANIC, Psychedelic Rock Pasuruan Rilis “Drunk In Blues”

Musik rock dan berbagai subgenre-nya tampak seolah mati di Kota Pasuruan. Lajunya lambat terseok-seok. Sangat jarang ditemui event maupun kelompok musik rock yang menonjok di kota “inspiring city” ini. Band-band grunge dan punk pun juga tak ada taring. Paling banter anak-anak metal tongkrongan Orgi Studio dan Pasuruan Under Divison yang rajin membuat gigs musik cadas. […]