Imbas Covid-19, ABORTED Gagal Tour, Rugi Hingga Hampir Satu Milyar Rupiah

Aborted Band Members

ABORTED, unit death metal asal Waregem, Belgia, pasrah. Mereka babak belur dihajar pandemik covid-19. Bukan terinfeksi, namun mereka dibuat sengsara lantaran rugi hampir 1 Miliar atau 60 ribu dollar AS. Padahal band yang baru saja mengeluarkan EP, ‘La Grande Mascarade‘ itu sangat bersemangat sekali untuk berpesta dalam peluncuran album barunya. Mereka bakal tour album bersama dedengkot Grindcore dunia, NAPALM DEATH di Amerika Utara yang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari sebelum wabah merebak.

Tidak ada yang mengira pandemi covid-19 ini bisa merugikan banyak terhadap semua musisi-musisi maupun yang lainnya. Sven De Caluwe, frontman ABORTED mengatakan bahwa rugi mereka telah terlanjur mencetak merchandise. “Banyak kerugian yang di alami oleh ABORTED, antara lain banyak merchandise yang sudah dicetak kurang lebih mencapai 40 Ribu dollar, penerbangan yang sudah di pesan dan visa yang sudah diperoleh kurang lebih 10 ribu dollar dengan tetapi kemungkinan sudah tidak akan di pakai lagi, semua memperkirakan band ini sudah keluar sekitar 60 ribu dollar”, kata dia.

Sven De Caluwe tidak menutup kesempatan bagi penggemar yang ingin tetap membeli merchandise. Ia menekankan bahwa tidak ada paksaan jika ingin membeli. Tidak membeli pun tidak apa. Menurutnya, memastikan bahwa para penggemar tetap dalam kondisi baik-baik saja lebih penting.

“Kami memiliki semua merch yang tersedia di situs IndieMerch, jadi jika ada  orang ingin membeli beberapa barang yang telah mereka rencanakan untuk dibeli di tour, silakan saja. Ini akan banyak membantu kami.  Pada saat yang sama, saya pikir ini bukan tempat saya untuk memberi tahu orang-orang di mana mereka harus membelanjakan uang mereka, ada banyak orang dalam masa sulit. Lebih penting bagi saya untuk mengetahui bahwa penggemar aman, pastikan anda baik-baik saja, dan semuanya akan kembali normal”, harap Sven.

“Kami tidak akan melakukan GoFundMe atau meminta uang karena saya pikir sekarang bukan saatnya untuk melakukannya. Kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk menjadi baik-baik saja. Dukung kami dengan cara apa pun yang Anda bisa jika Anda memiliki sedikit uang, beli baju, tetapi saya tidak akan meminta uang”, imbuh Sven.

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

VOX MORTIS: Musik Metal Dan Gerakan Kampanye Kesejahteraan Hewan

Tidak lagi identik dengan tema-tema kematian dan depresi, musik death metal yang diusung oleh band kawakan asal Jakarta, VOX MORTIS, punya jalan ninja yang berbeda. Mereka membawa isu kesejahteraan hewan sebagai sajian utama. Band baru yang dibentuk oleh para musisi kondang Jakarta ini, yakni Doni Herdaru Tona (FUNERAL INCEPTION), Achmad Mustaid (VOMITOLOGY) dan Donirro (LAST […]

BELLPANIC, Psychedelic Rock Pasuruan Rilis “Drunk In Blues”

Musik rock dan berbagai subgenre-nya tampak seolah mati di Kota Pasuruan. Lajunya lambat terseok-seok. Sangat jarang ditemui event maupun kelompok musik rock yang menonjok di kota “inspiring city” ini. Band-band grunge dan punk pun juga tak ada taring. Paling banter anak-anak metal tongkrongan Orgi Studio dan Pasuruan Under Divison yang rajin membuat gigs musik cadas. […]