Album Rottenblast Tentang Peristiwa 65′ Dirilis Label Amerika

rottenblast
Personil Rottenblast

Kabar hangat datang dari salah satu band death metal asal Malang, ROTTENBLAST yang sukses menarik perhatian label ekstrem luar negeri, hingga menjadi perbincangan di kancah death metal Indonesia. Tentu saja, materi-materi gahar yang mereka sajikan di album kedua ini mampu mendobrak pasar musik ekstrem Amerika.

Dua tahun silam album “Ilusi Soliteris” sukses diluncurkan oleh label metal kesohor tanah air, Blackandje Records. ROTTENBLAST saat ini juga telah mengumumkan secara resmi menandakan album tersebut kembali dirilis ulang oleh Sewer Rot Records, California (USA), dalam bentuk CD dan kaset pita.

Muatan di album “Ilusi Soliteris” versi USA terdapat 10 track beringas dan satu track tambahan berjudul “Pasukan Tak Bertuhan” dalam versi live sebagai edisi bonus. Tentu saja album kedua ROTTENBLAST di godok ulang sesuai dengan pasar Amerika yang notabene penggila musik old school death metal.

Album Rottenblast Tentang Peristiwa 65′

Sampul album Ilusi Soliteris

Album “Ilusi Soliteris” berkisah tentang sejarah paling kelam tahun 1965 silam yaitu banyak pergolakan politik yang terjadi di Indonesia pada masa transisi orde lama ke orde baru, dimana negara ini harus memerangi rakyatnya sendiri. Banyak yang menjadi korban, tergiring kepentingan politik suatu golongan, merambah ke isu sosial dan agama.

“Bukan mengorek luka lama akan peristiwa kelam 1965, terutama yang menjadi penggalan judul track di album “Ilusi Soliteris”, lebih tepatnya album tersebut merupakan bentuk ekspresi dalam berkarya, penyampaian perasaan yang kami rangkum dalam bait lagu. Hingga cerita terdahulu dari nenek/pahlawan yang telah gugur dimedan pertempuran. Ya bukan rahasia umum di Tanah Air”, ujar sang gitaris Hafid Ahmad.

ROTTENBLAST berdiri tahun 2009 di kota Malang yang digawangi oleh lima personil yaitu Robby Ilmiawan (vocal), Hafid Ahmad (gitar), Chairul Yuda (gitar), Galih Paskah (bass) dan Yudha Wiratama (drum).

Band yang aktif lebih dari satu dekade ini mengusung genre old school death metal yang bernuansa kelam seperti Cannibal Corpse, Malevolent Creation, hingga Morbid Angel yang menjadi pengaruh utama mereka dalam pembuatan lagu.

Namun ROTTENBLAST tak pernah melupakan akar musik death metal Indonesia. Karena racun-racun dari Rotten Corpse, Brutal Torture hingga Death Vomit telah melekat di setiap instrumen lagu yang mereka ciptakan dengan aroma khas death metal Indonesia yang menjadi identitasnya.

Rottenblast

Karir ROTTENBLAST selama berkiprah di ranah musik ekstrem Indonesia juga patut di perhitungkan, seperti bentuk invasi mereka yaitu split antar negara pada tahun 2010 silam (Rotting ejaculation of morbid reality. Bizare experiment record, Mexico) hingga dua album “Pasukan Tak Bertuhan” dan “Ilusi Soliteris”.

Album ROTTENBLAST “Illusi Soliteris” berisikan 10 track didalamnya, sekaligus mengandung unsur
racikan musik death metal yang terasa cukup gelap (sensasi black metal) dan klasik, old but gold. Selain itu ada selipan menarik pada track terakhir “Flag Of Hate”, lagu yang didaur ulang
milik legenda thrash metal asal Jerman, Kreator.

Seluruh materi musik di album “Ilusi Soliteris” direkam di Vamos Studio Studio (Malang) oleh Yasa Wijaya, sementara proses mixing dan mastering di eksekusi oleh Yhonico Alam di Dark Tones Studio (Jakarta). Lalu untuk desain sampul album digarap oleh Oik (Nothing Sacred Art).

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

Album Baru Wafat: Musiknya Death Metal Liriknya Feminisme

Pada umumnya band death metal sangat identik dengan tema-tema menyeramkan yang diambil dari kehidupan nyata maupun cerita fiksi. Beberapa diantaranya juga ada yang mengangkat tema perlindungan hewan hingga kerusakan lingkungan yang diversikan ke dalam musik death metal. Namun berbeda dengan salah satu band death metal asal Surabaya, WAFAT. Meskipun sudah tidak lagi berdarah-darah lagi, dengan […]

Tech-Metal Yang Mengagumkan, MESHUGGAH Hadirkan “They Move Below”

Pelopor tech-metal ekstrim Swedia MESHUGGAH telah merilis video musik berjudul “They Move Below”. Klip tersebut dikerjakan Wizardhead dan diedit oleh Edvard Hansson. Keseluruhan video diproduksi dengan bantuan program AI (adobe illustrator) untuk mempolesi gambar berdasarkan interpretasi tiap personil MESHUGGAH terhadap tema dalam musik dan judul lagu. “They Move Below” diambil dari album kesembilan MESHUGGAH bertajuk “Immutable”. Album […]