Ngobrol Dengan Mohit Vig Metalhonic Tentang Album Barunya

Metalhonic
Mohit Vig, gitaris sekaligus vokalis Metalhonic

Q: Apa yang kalian bicarakan tentang konsep lirik di album keempat “Sanctimonious To The End” Metalhonic?

A: Catatan pertama berdasarkan pada konsep perang. Catatan kedua adalah penggabungan konsep yang berbeda. Catatan ketiga berdasarkan pada masalah psikologis sosial seperti kekerasan dalam rumah tangga, kecanduan, dan lain-lain. Album keempat berkisar pada konsep menganggap diri Anda lebih unggul secara moral daripada orang lain, seperti kompleks dewa/Elitisme (moral dari konsep ini adalah sisi positif) jangan gunakan kekuatan anda untuk memerintah dan menaklukkan yang lemah. Jenis pemikiran ini berbahaya dan menghasilkan hasil yang berbahaya. Setiap lagu menggambarkan momen cerita dalam kelanjutan dan menunjukkan kepada kita akhir yang tidak menguntungkan. Untuk judul lagu menggambarkan karakter antagonis dan pemikirannya.

Q: Apa yang membedakan materi album keempat dengan album sebelumnya? (dari segi sound, aransemen lagu, sumber referensi atau mengedepankan karakter versi metal kalian)

A: Catatan ini gelap di bandingkan dengan catatan lama. Dari perspektif drum, anda dapat mendengar bahwa Rahul dapat melakukan banyak hal yang saya pikir tidak mungkin. Kami juga telah memperkenalkan berbagai elemen elektronik seperti synthesizer, goresan DJ, dll pada desain suara untuk memberikan getaran industri. Saya pikir fokus utamanya adalah menjaga aransemen lagu tetap ketat dengan dampak dan pukulan yang lebih besar pada mereka.

Q: Dari awal saya mengerti bahwa pada awalnya METALHONIC adalah Mohit, kemudian ditambahkan satu orang lagi di posisi drum Rahul. Pertanyaan saya adalah mengapa Anda tidak merekrut anggota penuh?

A: Menemukan anggota adalah masalah besar di India. Terutama menemukan orang-orang yang tertarik dengan genre semacam ini. Saya beruntung saya menemukan Rahul Rana untuk drum. Tapi untuk saat ini, saya pikir hanya 2 anggota yang kita butuhkan untuk mengguncang segalanya.

Metalhonic
Rahul Rana, drummer Metalhonic

Q: Selain merilis secara digital, apakah Anda merilis album keempat ini dalam format CD, kaset atau vinyl?

A: Tidak, ini akan menjadi rilis digital untuk saat ini. Tapi jika permintaan CD, kaset atau vinyl datang di masa depan maka kami pasti punya rencana untuk itu.

Q: Apa langkah kalian selanjutnya setelah merilis album keempat ini. Apakah mempromosikan secara terbuka, agenda tur, atau pembuatan video klip?

A: Untuk saat ini, kami akan fokus pada promosi rekor ini dan mencoba menjangkau sebanyak mungkin dari penjuru dunia, sehingga penikmat dapat mengharapkan materi baru setiap apa yang kami lakukan di studio.

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

Metalhonic: Gak Pernah Manggung Tapi Punya Banyak Album!

Bagi musisi metal, punya karya lagu merupakan identitas sejati. Selain itu juga faktor kontinunitas merupakan bentuk eksistensinya meski tanpa manggung sekalipun. Karena metal adalah gambaran dalam kehidupan sehari-hari tentang bentuk perlawanan. Apalagi jika kita berbicara tentang rekaman di jaman sekarang bener-bener fleksibel, Sob. Tidak ada sekat yang bisa membatasi eksplorasi kita sendiri karena faktor kemajuan […]

5 Lagu Death Metal Indo Bertema Kritik Politik, Forgotten Paling Vulgar!

Band-band death metal veteran Indonesia kerennya memang gak ada obat. Di artikel ini Metallagi.com akan menyuguhkan ke kamu rekomendasi lagu mereka untuk didengarkan. Spesifiknya, adalah karya-karya mereka yang mengkritisi kondisi perpolitikan bangsa. Berikut adalah 5 lagu death metal lokal tentang kritik politik yang wajib kamu dengar. 1. Honay – Siksa Kubur Honay adalah lagu dari […]