
Puncak acara “Pentas Aplikasi Generasi 21 Teater Catur” yang diselenggarakan di aula SMAN 2 (Smada) Kota Pasuruan, berlangsung meriah, Minggu (27/3). Acara itu adalah inisiasi dari Teater Catur, kelompok seni akting di Smada. Tidak hanya siswa-siswi Smada saja yang hadir, juga tamu undangan antar sekolah dan partisipan dari luar sekolah yang menghadiri kegiatan pentas seni itu.
Pentas Aplikasi Generasi 21 Teater Catur merupakan puncak pertunjukan yang telah dipersiapkan secara matang dan totalitas oleh siswa – siswi kelas sepuluh. Persiapan tersebut memakan waktu hanya dua bulan sebelum kegiatan pentas seni berlangsung.
Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, berharap bisa membentuk mental kepada seluruh anggota Teater Catur yang terlibat. Agenda lain, seperti sarasehan dan makan bersama juga digelar sebagai bentuk kebersamaan para anggota.
Pada umumnya sekolahan ini menggandeng media-media mainstream untuk publikasi. Metallagi.com bersama Jurnalistik Doea, kelompok jurnalis yang terhimpun dari siswa-siswa di Smada, turut memeriahkan acara ini.
Solidaritas Lintas Generasi
Jika berbicara tentang lintas generasi merupakan tingkatan integrasi atau kesatuan dalam suatu kelompok yang merupakan pengembangan individu yang saling berkesinambungan dengan anggota yang lain. Solidaritas juga tidak menekankan pada unsur individual akan tetapi kolektif serta dukungan moril.
Hal ini lebih menekankan pada interaksi lebih dari satu generasi dan menunjuk relasi antara generasi muda dengan generasi tua. Seperti yang saya temui saat di lokasi ada Brilly, alumni Teater Catur generasi 13 dan Ilham, alumni Teater Catur generasi 14.
Untuk diketahui, dua orang itu ialah musisi yang cukup dikenal di Pasuruan dengan bandnya masing-masing, Brilly (Kos Atos) dan Ilham (Cactus Enemy) itu menyempatkan hadir untuk terlibat langsung. Dua orang itu berkontribusi sebagai pengiring musik juga seperti alumni pada umumnya, memberi masukan untuk para anggota Teater Catur yang baru.
Dan juga ada Zulfan, alumni generasi 11 yang mempunyai jadwal padat sebagai kameraman dan editor, akan tetapi dia masih bisa hadir dan membantu dokumentasi serta pemegang kendali stage lighting pada waktu kegiatan berlangsung hingga selesai.
Para “kakak” alumni angkatan lama itu memberi pesan kepada anggota angkatan 21 untuk lebih inovatif menumbuhkembangkan ide-ide baru juga terus mengasah kreativitas, bersikap totalitas, loyalitas dan selalu semangat pastinya.
