Rilis Video ‘The Fallen’, FORNICATION Tantang Tirani Dengan Gaya Fancy

Fornication Band Members

Band DEATH METAL asal Yogyakarta yang juga sering disebut juga sebagai band DEATHCORE, FORNICATION telah merilis lagu barunya dalam bentuk video clip dengan judul ‘The Fallen’. Video clip ini tentunya dirilis melalui platform youtube mereka dengan nama akun “Fornication INA” pada awal Mei 2020 lalu. Ini lagu kedua mereka dalam misi peluncuran Demo 2020 “The Trilogy”. Yang mana akan segera menuju titik klimaks jika telah merilis single yang ketiga yang saat ini masih dalam proses penggarapan. Lagu pertama sebelumnya telah telah dirilis 2019 lalu dengan judul ‘Bangsat Moderat‘.

Lagu ‘Bangsat Moderat‘ dan ‘The Fallen masih memiliki garis linier. Dua lagu itu membidik tirani sebagai objek pelampiasan amarah melalui musik Death Metal yang mereka mainkan. Sang penabuh drum, Gilang Hardjuna Wibowo menjelaskannya kepada metallagi.com bahwa mereka sangat menolak keras sistem pemerintahan gaya tirani. “Secara garis besar menceritakan tentang gerakan revolusi akibat geram terhadap tirani,” ucap Gilang. Untuk diketahui, tirani adalah kekuasaan yang dijalan dengan sewenang-wenang dengan meghiraukan suara-suara yang diteriakkan oleh rakyatnya.

Meskipun sesangar itu tema lirik yang FORNICATION usung, mereka memainkan musik dengan cara mereka sendiri yang sangat berbeda dari kesangaran umumnya death metal. Tidak dengan pakaian yang serba hitam dengan berlatarbelakang darah yang muncrat dari usus terburai,  mereka justru memadukan konsep fancy. Yakni dengan memakai kostum sport dan memakai sepatu Ventela.

Menurut Gilang, hal itu sengaja dilakukan, sekaligus mendobrak stigma bahwa metal gak harus hitam. “Membuka pandangan awam atau metalhead bahwa metal itu passion bukan hanya sebagai fashion”, kata Gilang.

Patut diacungi jempol, proses produksi dalam lagu baru itu seluruh pembiayaan dilakukan secara mandiri. Hingga akhirnya dengan dirilisnya ‘The Fallen‘ adalah bukti keseriusan mereka dalam berkarya. Hingga lagunya sangat nendang seperti band-band semacam THE RED SHORE, AS BLOOD RUNS BLACK, THE RED CHORD, ACRANIA, JOB FOR A COWBOY.

Sekian artikel tentang FORNICATION ini, semoga bermanfaat bagi kamu. Tetap beri support untuk band-band baru lainnya yang sedang berusaha untuk tumbuh dengan cara berkarya. Terima kasih telah membaca. Salam cadas!!!

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

VOX MORTIS: Musik Metal Dan Gerakan Kampanye Kesejahteraan Hewan

Tidak lagi identik dengan tema-tema kematian dan depresi, musik death metal yang diusung oleh band kawakan asal Jakarta, VOX MORTIS, punya jalan ninja yang berbeda. Mereka membawa isu kesejahteraan hewan sebagai sajian utama. Band baru yang dibentuk oleh para musisi kondang Jakarta ini, yakni Doni Herdaru Tona (FUNERAL INCEPTION), Achmad Mustaid (VOMITOLOGY) dan Donirro (LAST […]

BELLPANIC, Psychedelic Rock Pasuruan Rilis “Drunk In Blues”

Musik rock dan berbagai subgenre-nya tampak seolah mati di Kota Pasuruan. Lajunya lambat terseok-seok. Sangat jarang ditemui event maupun kelompok musik rock yang menonjok di kota “inspiring city” ini. Band-band grunge dan punk pun juga tak ada taring. Paling banter anak-anak metal tongkrongan Orgi Studio dan Pasuruan Under Divison yang rajin membuat gigs musik cadas. […]