Madam Whimpsy: “Saving Energy” Turunkan Watt Naikkan Bass

adhe 4 Maret 2026

Single kedua “Saving Energy” milik Madame Whimpsy kembali menegaskan konsistensi Hanum dalam merespons isu-isu lingkungan dengan pendekatan yang lembut namun tetap menggugah kesadaran.

Lewat lagu “Saving Energy” yang dirilis pada 28 Februari 2026, Madame Whimpsy (Hanum) menyampaikan pesan sederhana namun esensial menjadi bijak terhadap segala bentuk konsumsi di era kemajuan teknologi hari ini. Bukan untuk membenci teknologi karena pada kenyataannya kita semua belajar menyeimbangkan. Dari langkah-langkah kecil, dari kebiasaan yang tampak remeh, menuju kesadaran kolektif yang lebih besar demi keberlanjutan bumi dan generasi mendatang.

Lagu bernuansa reggae itu bukan hanya soal hemat daya, tetapi juga tentang mengontrol emosi, menakar ambisi, dan memaknai ulang energi dalam arti yang lebih luas dan personal. Secara tematik, “Saving Energy” masih berada dalam satu benang merah dengan single sebelumnya, “Diteror Plastik”. Keduanya sama-sama berbicara tentang langkah bijak menghadapi krisis lingkungan dan urgensi untuk lebih aware terhadap kondisi bumi hari ini.

madame whimpsy
Sampul album “Saving Energy”

Namun perbedaan paling terasa hadir pada pendekatan musikalnya. Di single kedua ini, Madame Whimpsy tampil lebih berani bereksperimen dalam aransemen dan komposisi, mengeksplorasi pemilihan instrumen yang lebih variatif, serta membangun atmosfer yang lebih liar dan ekspresif. Sebuah evolusi yang menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman.

Menariknya, keputusan menjadikan “Saving Energy” sebagai video klip bukanlah hasil perencanaan yang kaku. Segalanya
mengalir begitu saja, seolah semesta sedang berpihak dan merestui perjalanan ini hingga akhirnya lagu ini menemukan bentuk visualnya. Ada spontanitas yang organik, ada rasa bahwa karya ini memang “meminta” untuk divisualisasikan agar pesan, emosi, dan atmosfer yang dikandungnya dapat dirasakan lebih dalam oleh siapa pun yang menyaksikannya.

“Sebuah proses yang tidak sepenuhnya teknis, tetapi juga intuitif,” ujar Hanum.

Dalam penggarapan video klip, Hanum berkolaborasi dengan Sam Flower (seniman asal Pasuruan) untuk penulisan naskah dan pengembangan konsep. Mereka mengusung pendekatan raw collage dengan gaya penceritaan surealis menciptakan visual yang  tak sepenuhnya literal, namun sarat simbol.

madame whimpsy
Saving Energy dapat didengarkan di berbagai layanan streaming.

Proses kreatif ini turut melibatkan banyak kawan lintas komunitas dan artis: Wahana Baca, Moceko, Taman Puisi, Richard, Bermutadilah, Pam, Dimas, Anis, serta tim belakang layar seperti Billy, Abil, SHS Team, Wildan Milta, Fikri, Cak Bakri, Budin, Haqiqi, Ismi, Mofart (artwork), Dimas Desperado (IT) dan Mr. Serhat Yalcin. Dukungan MILTA, SHS, Ventura Lisa, hingga sentuhan audio dari Rizki Geranium, Dwi.

Dan Terima kasih kepada King Masmus, Salam Damai Production, Om Tony Q Rastafara, Om Cuz Rasta dan believe music, menjadikan proyek ini benar-benar kolektif bersama yang hangat dan penuh energi.

“Semoga pesan lagu ini bisa diterima dengan ikhlas terlebih dahulu. Dari penerimaan itu, ia berharap lahir gerakan-gerakan kecil mulai dari kesadaran 3R (reduce, reuse, recycle), hingga kebijaksanaan dalam menggunakan energi terbarukan maupun tak terbarukan,” terangnya.

Ia mengatakan demikan karena tak ada langkah yang benar-benar kecil jika dilakukan bersama-sama. Dalam nada dan visual yang eksperimental, “Saving Energy” bukan sekadar karya musik, melainkan ajakan pelan namun pasti untuk bergerak bersama
menjaga energi, dan menjaga bumi.

Adhe Crusher

Penulis adalah vokalis Berantai, juga anchor di Night Distortion. Sentuh dia melalui instagram @adhe_crusher

Satu pemikiran pada “Madam Whimpsy: “Saving Energy” Turunkan Watt Naikkan Bass”

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait