
Musisi blues asal Bali, Made Mawut sentil fenomena kenaikan BBM lewat lagu dengan judul “Krisis Subsidi”. Lagu itu direkam dalam dua versi. Versi pertama rilis tahun 2013, sedangkan versi dua dirilis dalam album “Blues Krisis” yang rilis tahun 2014.
Krisis Subsidi ia ciptakan 9 tahun lalu, merespon kenaikan BBM di zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meskipun begitu, lagu itu masih relevan untuk didengarkan sekarang di era Jokowi.
Dalam wawancara dengan Metallagi.com (5/9), Made Mawut mengatakan bahwa lagu itu untuk mengkritik kebijakan subsidi BBM yang ambigu.
“Berlatarbelakang di akhir rezim SBY. Kalo ga salah inget, subsidi BBM dihapus, katanya karena tidak tepat sasaran. Yang menikmati justru yang kaya. Diganti Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang entah untuk siapa juga,” kata Made Mawut.
Kini skema yang hampir sama, dilakukan di rezim Jokowi. Menaikkan harga BBM, di sisi lain menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM yang terkesan sebagai “uang tutup mulut”.
Made Mawut memandang bahwa program-program kesejahteraan yang dicanangkan pemerintah hanya omongan belaka.
“Kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan masih sebatas dalam pidato-pidato aja. Pertahanan dan Keamanan? Ya paling-paling demi melindungi harta kekayaan dan bisnis para penguasa pengusaha. Mari langgengkan pembodohan! hehe,” ucap Made Mawut.

Dalam lagu-lagunya, Made Mawut banyak memaparkan fenomena sosial-politik. Keresahan-keresahan atas apa yang terjadi di negeri ini, ia salurkan melalui lagu.
“Ya, bagian dari curhat aja atas situasi yang terjadi akibat mental korup para pejabat,” Made Mawut menambahkan.
Perihal BBM, untuk diketahui berbagai jenisnya mengalami kelonjakan harga (3/9). Salah satunya yakni pertalite, yang awalnya Rp.7.600 menjadi Rp.10.000. Selama Jokowi menjadi presiden, tercatat telah menaikan harga BBM sebanyak 7 kali. Kali ini, adalah kenaikan yang paling tinggi. Ia menyebutkan bahwa kenaikan harga dikarenakan membengkaknya anggaran subsidi dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun.
Lirik Lagu Krisis Subsidi oleh Made Mawut (versi 1)
“Subsidi dikebiri dengan BLSM diganti
Tapi kebutuhan lain harganya makin tinggi
Kata berita salah sasaran
Namun terlihat tiadanya aturan
Semakin banyak jumlah kendaraan
Penyelewengan BUMN
Campur tangan makelar BBM
Mark up anggaran kikis dana BBM
Hukum pun terbeli dari begundal
Dalam acara bual-membual
Lagi-lagi kami jadi tumbal
Melindungi dan mensejahterakan apakah dilakukan
Ataukah ini mungkin bentuk dari kegagalan”
