THE GROATH merupakan showcase event persembahan dari Grave Dead Magz dan Oath Artifact yang akan diselenggarakan Minggu 14 Agustus 2022 di Basement Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Kota Malang.
Berikut daftar band yang bakal memanaskan moshpit. Ada band dari Malang sendiri Stagnated, Heretica, Bungkam, Predator, Manimven, Buzz, Laung, dan juga ada band-band dari luar kota yang sedang mengadakan promo tour di antaranya Finsmoonth (Jakarta), Tigris (Pasuruan), dan Bloodfed (Sidoarjo).
Dalam showcase kali ini THE GROATH berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Musik Studio Tiga (Kommust) UIN sebagai tuan rumah. Untuk harga tiketnya sendiri dibandrol 35 ribu dan event tersebut di mulai dari pukul 16.00 sampai 21.30. Pastikan kalian merapat ya, Sob.
Dalam kesempatan kali ini salah satu tim redaksi Metallagi berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan salah satu pioneer THE GROATH yaitu Adis dari Grave Dead Magz. Adis menuturkan bahwa acara ini merupakan sebuah sistem kerjasama pertemanan yang notabenenya sama-sama tumbuh dari scene underground di Kota Malang.
Kerjasama tersebut melibatkan dua belah pihak antara media Grave Dead dengan label indie Oath Artifact.
“Nama “THE GROATH” muncul atas ketidak-sengajaan kami daripada cari nama yang aneh-aneh, kita mencoba menyatukan antara potongan kata Grave Dead & Oath Artifact alhasil muncul nama hingga mengambil beberapa potongan kata secara paten melabeli nama GR + OATH dan kebetulan pada kala itu secara sistem internal kami hanya berjalan dua orang sebagai eksekutor,” kata Adis.
konsep awal THE GROATH berdiri sebetulnya merupakan showcase tahunan/show yang digelar hanya 1 tahun sekali yang tajuknya showcase kolaborasi & kolaborasi. Pada awal tahun 2022 mereka mencoba untuk mengkonsep ulang.
Lambat laun mereka mencoba untuk belajar bagaimana cara meng-organize event dengan baik, rapi dan menarik, pada akhirnya THE GROATH berjalan dan berkembang hingga sekarang menjadi agenda showcase bulanan (3 bulan sekali atau 2 bulan sekali).
THE GROATH juga bisa menjadi salah satu opsi daya tampung/handling event.
“Kami terbuka untuk para band-band, ataupun ketika band luar kota ingin berkunjung ke Malang dalam agenda tur promo dan macamnya terkhusus para band-band underground mereka siap selagi permintaan band tersebut gak aneh-aneh dan tidak memberatkan pihak penyelenggara,” ucap Adis.
Selain menghandle Grave Dead Magz, Ternyata Adis juga mempunyai kesibukan lain sebagai media partner atau bentuk kerjasama yang lain yang ia kerjakan seperti sistem penaruhan titik tiket box, archive dokumentasi foto, dan lain-lain. Sejauh ini Adis beserta timnya juga turut dibantu oleh rekan media-media lokal dan toko rilisan fisik seperti Toko Rekam Jaya, Ripcvlt, dan Light Eve.

