Hardcore, salah satu genre musik yang akhir-akhir ini sedang “melejit” di kalangan kawula muda. Di momen seperti ini, sebagian band atau musisi bisa menciptakan sebuah peluang untuk memperkenalkan komposisi musik yang lebih modern di genre ini. Salah satunya adalah band asal Batang, Newflag yang baru saja merilis sebuah single bertajuk “Passion”.
Single yang dirilis pada akhir April 2023 ini menjadi sebuah ungkapan protes atas kebijakan-kebijakan negara, menyinggung ke arah problematika “klasik” di dunia skena. Seperti diketahui, sejak adanya pandemi hampir seluruh kegiatan skena lokal terhenti.
“Passion menjadikan sebuah upaya untuk membangkitkan semangat para pelaku skena agar bisa berkembang dan aktif dalam membuat gigs atau event supaya para band-band lokal bisa menyalurkan kreativitas dalam bermusik, bisa bersatu walaupun berbeda dan saling menghargai satu sama lain”, kata Irani Faza Ghani pada kami.
Newflag mengusung musikalisasi dari influence mereka, yakni band hardcore asal Jerman Final Prayer, dan juga band hardcore Eropa lainnya yaitu Get The Shot. Tapi secara keselurahan Newflag masih setia mamainkan hardcore ala New York yang jadi basic utama mereka dalam memainkan musik hardcore. Single “Passion“ ini direkam di studio Ghedhe Record, Pekalongan dan memakan waktu hampir satu bulan.
“Karena kita rekaman tidak langsung satu shift kita habiskan hari itu juga, melainkan kita ambil per sesi yaitu drum sama bass dulu dan gitar sama vocal kita selesaikan minggu depannya. Kita cari jadwal yg pas buat para personil karena kebentur sama kerja,” jelas Irani.
Mixing dan mastering oleh Hamzah Kusbiyanto. Sedangkan, artwork sendiri digarap langsung dari salah satu personil Newflag sendiri, yakni Ergata Gilar Nanggala. Menurut mimin, ini menjadikan sebuah kultur baru dalam bermusik di genre ini. Mereka menerapkan konsep baru dalam musikalisasi hardcore dengan tempo cepat dan rapat, gaya old school yang pasti melekat, serta tak luput nuansa modern metal mereka sisipkan untuk lagu ini.
Kabar terbarunya, mereka diliput oleh sebuah skena besar, yakni Hardcore World Wide di kanal YouTube mereka, yang pastinya bisa menarik pendengar dari seluruh penjuru dunia.
Gemparan rhythm dari single ini yang lebih hard dan kasar seakan mencabik-cabik pendengaran, dan ditambah dengan teriakkan vokal yang lugas nan tegas dari lirik single yang bertajuk “Passion” ini, menjadikan komposisi musik yang sangat berkualitas dari sebuah band yang sedang ramai dinikmati sebagian besar kaula muda dibawah usungan aliran underground.
“Harapan terbesar kami, skena lokal bisa berkembang dan aktif dalam membuat gigs atau event supaya para band-band lokal bisa merasa tersalurkan kreativitas dalam bermusik,bisa bersatu walaupun berbeda dan saling menghargai satu sama lain,” Pungkas Irani Faza Ghani.
