12 Album dalam Dua Tahun, Kali Ini SROM Rilis Rock Invasion

ROCK INVASION

Album kompilasi band underground Rock on Metal Brotherhood besutan Seduluruan Rock on Metal (SROM), kemarin (12/06/2022) kembali merilis album. Kali ini tak tanggung-tanggung, merilis dua kompilasi sekaligus dengan tajuk Extreme Invasion Vol. 11 dan Rock Invasion Vol. 12 yang jumlah band di dalamnya total 32 band.

Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Karena mereka mampu membuat 12 album dalam jangka waktu hanya 2 tahun, sejak perilisian pertama di tahun 2020.

Salah satu band di Extreme Invasion Vol. 11 adalah VOMITING INTESTINE band brutal death asal Pasuruan yang lolos seleksi. Sebelumnya band dari Pasuruan lainnya, yakni BERANTAI juga masuk dalam kompilasi Vol. 3. Di kompilasi kali ini, di Vol. 11 ada Devadata dan Vol. 12 Rock Invasion Ada Doddy Katamsi &The Gokillz.

Banyak juga dari band-band nusantara yang ingin mengikuti helatan kompilasi SROM itu. Akan tetapi pihak SROM juga memfilter atau menyeleksi band-band yang sudah submit dan yang akhirnya lolos di kompilasi tersebut. Selamat buat band-band yang sudah lolos dan mangikuti kompilasi Rock on Metal Brotherhood.

Di Vol. 11 dan 12 ini dari segi kualitas materi lagu dan audio sangat benar-benar diperhatikan oleh Irani dan kawan kawan dari SROM lainnya. Jadi ada tahapan kurasi dari materi lagu yang masuk ke mereka, Vol 11 dan 12 ini juga menjadi produksi terberat bagi Irani sendiri karena semuanya dia yang dominan handle. Harapan besar dia pun movement ini tetap bisa berjalan dan bisa memberikan yang terbaik bagi skena serta penikmat musik keras di belahan nusantara.

Kompilasi ini adalah dengan tujuan mewadahi band-band baru untuk bisa karyanya dikenal sampai ke seluruh nusantara maupun mancanegara. Karena karya mereka juga banyak dipesan juga dari metalheads di Malaysia.

ROCK INVASION

Selain dikombinasi dengan satu band senior yang mereka sebut sebagai bonus track di kompilasi SROM, mereka juga memaksimalkan dalam hal promosi di sosial media supaya apa yang menjadi target mereka bisa tercapai yaitu mengenalkan karya karya anak negeri khususnya para pelaku seni musik keras.

Kedala yang mereka hadapi pun beragam yaitu masalah jarak antar SROM. Di mana domisili di kota yang berjauhan bahkan dua propvinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan awal dulunya belum pernah ketemu satu sama lain.

“Kendala utamanya juga adalah untuk menyamakan frekuensi agar bisa sejalan susahnya membagun chemistry diantara crew supaya lebih solid dalam menjalankan movement ini,” Kata Irani.

Jika kamu ingin ikutan kompilasi ini, perhatikan syarat dan ketentuan di bawah ini ya, Bestie:

Kirim demo dalam format mp3, nama band, genre, dan nomor yang bisa dihubungi nantinya dan semua syarat tersebut di kirim ke email [email protected] Audio serta materi lagu dari band nanti bakal dikurasi dan yang masuk dalam standart,, akan kita diikutkan kompilasi.

“Sebagai tambahan untuk mulai kompilasi trilogy kemarin dan yang sekarang SROM udah pakai records label yaitu Militansi Records yang kebetulan itu label saya sendiri yang coba saya buat dan kedepannya tidak menutup kemungkinan akan rilis full album dari band terutama band-band yang pernah bergabung dengan kompilasi Rock on Metal Brotherhood,” lanjut Irani.

https://instagram.com/militansi_records?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

Blackandje Akan Ledakkan “Intimate Show” Menampilkan Fraud Dan Pure Wrath

Gelaran “Intimate Show” persembahan dari Blackandje Records merupakan sebuah pertunjukkan intim di studio miliknya yakni House of darktones, Jakarta. Itu adalah studio komplit dengan set panggung, backsound, dan lighting yang mampu menampung 120 penonton di dalamnya. Bisa dipastikan acara akan meledak. Kamu harus segera memiliki presale yang kedua dengan harga 75 ribu. Pada agenda Intimate […]

FODT Black Metal Surabaya Akan Split dengan Band Amerika

FODT, band beraliran melodic black metal asal Surabaya kembali menghasilkan karya-karya gelapnya, Kali ini full-length berisikan 10 lagu dikemas dalam album berjudul “Kultus Sang Dewa”. Di album kedua mereka yang resmi beredar 28 April 2022 lalu, FODT banyak merubah tempo musiknya dan lebih ke tehnical dan lebih melancholie. Mereka juga bekerja sama dengan label kawakan […]