Segera Beredar Kompilasi Cadas “Rock on Metal Brotherhood”, Ini Bocorannya!

Srompilation seduluran rock on metal brotherhood flyer

Kamu penikmat musik cadas tanah air wajib untuk memiliki koleksi musik yang satu ini, yaitu kompilasi Rock on Metal Brotherhood. Sesuai judulnya, kompilasi ini tergolong unik. Yakni memuat materi-materi dari band lintas genre rock hingga metal. Sejauh ini, kebanyakan dari kompilasi musik yang sering kita jumpai cenderung mengkotak-kotakkan genre. Ada yang khusus death metal, ada yang khusus punk, dan lain-lain. Namun berbeda di Rock on Metal Brotherhood, semua genre cadas tumpah jadi satu.

Meskipun begitu bukanlah sebuah masalah. Karena setiap orang memiliki selera berbeda-beda. Kalau penulis sih, suka yang kotak-kotak. Tapi ada kalanya juga butuh kompilasi lintas genre. Nah, Rock on Metal Brotherhood adalah jawaban untuk kamu yang menantikan kompilasi beragam genre.

Kamu tertarik untuk memiliki?. Tapi tahan dulu, kompilasi ini akan dilaunching pada Juli 2020 mendatang. Sambil menunggu, kamu bisa memanfaatkan waktu untuk nabung dulu, Sob. Berikut bocoran yang harus kamu tahu tentang isi Rock on Metal Brotherhood. Simak penjelasan di bawah ini!

Tercetus dari Tempat Tak Terduga

Biasanya kompilasi dicetuskan oleh label rekaman atau komunitas musik. Tapi berbeda dengan Rock on Metal Brotherhood. Siapa sangka, kompilasi sangar ini tercetus dari tempat tak terduga, yakni grup whatsapp bernama Seduluran Rock on Metal (SROM). Wah saat kondisi negara kacau karena virus covid-19 ini, justru membuat para penikmat dan pelaku musik produktif, keren kan? Awalnya kompilasi Rock on Metal Brotherhood bermula dari obrolan iseng dari anggota grup SROM, diantaranya Adhi Purnomo (Madiun), Irani Faza (Batang) dan Kimung (Malang).

Adhi Purnomo menjelaskan kepada metallagi.com, kalau kompilasi ini didasari oleh background anggota grup yang kebanyakan musisi. “Koleksi (nomor) band banyak karena sering bikin acara. Rata-rata di grup SROM playernya band”, kata pria yang akrab dikenal sebagai Adhi Barzah itu. Akhirnya, digaraplah dengan serius oleh Adhi Purnomo, Irani Faza, dan Kimung, Ega dan Deady Sukma dengan memakai nama Srompilation “Rock on Metal Brotherhood“. Tujuannya adalah untuk memberi wadah tanpa sekat genre apapun dengan prinsip seduluran. Atau dalam bahasa Indonesia berarti persaudaraan.

Antusiasme Melejit

Cukup banyak band yang tertarik mendaftar pada kompilasi. Sampai akhirnya, diputuskannya menjadi beberapa seri kompilasi hingga seri ke 6. Kompilasi pertama dijadwalkan bulan Juli 2020 mendatang rilis dengan jumlah sangat terbatas CD dan kasetnya. Jumlah band yang ada yakni 12 band. Beragam genre ada, rock, punk, hardcore, death metal, black metal, grindcore hingga gothic metal. Sedangkan seri yang lain, sudah dijadwalkan rutin untuk rilis secara bertahap dan sistematis.

Sekian informasi ini, terima kasih telah membaca. Kunjungi juga artikel menarik lainnya. Berikut adalah daftar band yang akan ada dalam kompilasi #1:

  1. NEWFLAG – Militansi
  2. SALAHUDIN AL AYUBI – Hope
  3. DREAMER N FIGHTERS – Darkforce Awakens
  4. ROCKWAY – Melangkah Kedepan
  5. BURNINGDOG – Mati Karena Gila
  6. MARAVILLE SHEILA – Tiada Tepi
  7. NECROLOGY – Hasrat Laknat
  8. BACOT – Hardcore Bukan pelakor
  9. SUKU QLAWU – Luka Yang Terpendam
  10. SLAUGHTERION – Paranormal Sydrome
  11. FIRECRACKERS – Kawan
  12. LAVA – Duka Pahlawan
  13. WAFAT – Rider From Inferno (BONUS TRACK)

2 thoughts on “Segera Beredar Kompilasi Cadas “Rock on Metal Brotherhood”, Ini Bocorannya!

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

VOX MORTIS: Musik Metal Dan Gerakan Kampanye Kesejahteraan Hewan

Tidak lagi identik dengan tema-tema kematian dan depresi, musik death metal yang diusung oleh band kawakan asal Jakarta, VOX MORTIS, punya jalan ninja yang berbeda. Mereka membawa isu kesejahteraan hewan sebagai sajian utama. Band baru yang dibentuk oleh para musisi kondang Jakarta ini, yakni Doni Herdaru Tona (FUNERAL INCEPTION), Achmad Mustaid (VOMITOLOGY) dan Donirro (LAST […]

BELLPANIC, Psychedelic Rock Pasuruan Rilis “Drunk In Blues”

Musik rock dan berbagai subgenre-nya tampak seolah mati di Kota Pasuruan. Lajunya lambat terseok-seok. Sangat jarang ditemui event maupun kelompok musik rock yang menonjok di kota “inspiring city” ini. Band-band grunge dan punk pun juga tak ada taring. Paling banter anak-anak metal tongkrongan Orgi Studio dan Pasuruan Under Divison yang rajin membuat gigs musik cadas. […]