Kelam Menghanyutkan, EP Album Baru PURE WRATH ‘The Forlorn Soldier’

Pure Wrath

Band one-man Melancholic Black Metal dari Bekasi, PURE WRATH telah merilis extended player (EP) album 2020 dalam format CD, vinyl, kaset yang berjudul ‘The Forlorn Soldier’. EP album ini adalah jembatan untuk full album ketiga PURE WRATH. ‘The Forlorn Soldier‘ dirilis pada 6 Maret 2020 melalui Morti Productions, label asal Perancis. Otak dibalik band ini, adalah sosok solo multi-instrumentalis. Yakni Januaryo Hardy yang juga sebagai one-man di PERVERTED DEXTERITY dan bassis CADAVORACITY.

Seperti di album sebelumya, pembuatan album ini dibantu oleh Agy Putra dari DINGGING UP. Kontribusinya yakni sebagai artworker dari PURE WRATH. ‘The Forlorn Soldier’ menceritakan tentang kemarahan, ketidakberdayaan, kesedihan, dan rasa sakit. Visualisasi sempurna dari artwork yang digarap oleh Agy Putra itu menambah suasana kelam dari lagu-lagu yang termuat dalam album ‘The Forlorn Soldier’.

Di dalam album ini, terdapat muatan featuring dengan Yokikononov di drum dan Dice Midyanti dari band RESTLESS pada piano di lagu “When A Great Man Dies”.

Januaryo Hardy, mengatakan jika album itu banyak berkisah tentang sejarah. Namun, lirik tak banyak terungkap secara eksplisit. Bak misteri. Kepada metallagi.com, pria yang juga terlibat sebagai drum programmer di CADAVORACITY itu mengatakan bahwa lirik yang ia tulis maknanya dapat dipahami dari berbagai perspektif.

 “Sejarah yang saya ulas tidak berdasar kepada kebanggaan, tetapi lebih kepada hal menyedihkan yang orang-orang harus selalu ingat, Lebih ke arah mengingatkan atas peristiwa tragis yang menjadi bagian dari kehidupan kita”, kata Januaryo Hardy. Album ini digarap di tiga studio berbeda. Yakni Insidious Soundlab, Apache Studio, dan Dark Blue Record. Januaryo hardy mengatakan bahwa lagu-lagu yang ia ciptakan adalah representasi dari suasana hatinya. “Saya sangat mendalami elemen-elemen yang ada di dalam Black Metal untuk dicampur dengan elemen lain. Pada dasarnya tidak ada pilihan untuk bermain seperti ini, hanya mengikuti apa yang hati saya mau saja,” jawabnya. Menambahkan, berkarya sangat penting baginya. “Berkarya di musik bagi saya sudah seperti bernafas. Jika saya berhenti, saya tidak akan merasa hidup,” ungkapnya. Cukup sampai di sini artikel ini. Untuk mengetahui tulisan menarik lainnya, terus pantengin website metallagi.com. Jangan lupa pencet tombol play di bawah website ini, untuk mendapatkan sensasi membaca sambil mendengarkan lagu-lagu metal dari dalam dan luar negeri. 

Kamu juga bisa mengenal lebih dekat dengan PURE WRATH melalui akun media sosialnya:

PureWrath The Fornlorn Soldier Album Cover

One thought on “Kelam Menghanyutkan, EP Album Baru PURE WRATH ‘The Forlorn Soldier’

Tinggalkan Komentar ...

Baca Juga

SOREM: Batik Adalah Atribut Bangsa Merdeka dan Berdaulat

Mereka adalah SOREM, Band black metal “nyeleneh” asal Probolinggo, Jawa Timur. Para pecandu musik hitam di wilayah tapal kuda pasti sudah tahu band ini. Saat ada event, band ini tentu menyedot perhatian. Yap, pakaian yang mereka kenakan adalah penyebabnya. Di saat mayoritas band black metal lain berlomba-lomba tampil garang dengan kostum yang terkesan nyaris meniru […]

Lagu Baru MOUTHLESS “Perompak Zaman” Tampar Para Pendengarnya

MOUTHLESS band death metal dari Jakarta telah merilis lagu berjudul “Perompak Zaman” September 2021 lalu. Lagu baru mereka ini adalah ekspresi kondisi sosial di era pandemi sekarang. Di mana pandemi telah berhasil menelanjangi manusia dan mempertontonkan sifat terkelamnya. Yakni, manusia memiliki sifat yang tidak pernah merasa cukup untuk menyengsarkan sesamanya. Menurut drummer MOUTHLESS, Gilang Muhammad […]